Dua Jenazah Penyelam Italia Berhasil Dievakuasi dari Gua Bawah Laut Maladewa, Tersisa Dua Jenazah

Rabu, 20 Mei 2026, 10:50 WIB

MALE - Para penyelam Finlandia telah menemukan jenazah dua dari empat warga Italia yang tersisa yang tewas di dalam gua bawah laut di sebuah atol di Maladewa, kata seorang pejabat.

Dari ABC, jenazah-jenazah tersebut ditemukan pada hari Senin (18/5), waktu setempat, ketika pencarian dilanjutkan setelah dihentikan menyusul kematian seorang penyelam militer setempat selama misi berbahaya untuk mencoba menjangkau mereka.

Ket. Foto: Para penyelam berencana untuk mengambil dua jenazah yang tersisa pada hari Rabu. — Sumber: Istimewa

Lima penyelam Italia hilang pada hari Kamis pekan lalu , dan salah satu jenazah telah ditemukan sebelumnya. 

Para penyelam berencana untuk mengambil dua jenazah yang tersisa pada hari Rabu.

Jasad empat penyelam Italia yang hilang dan meninggal pekan lalu telah ditemukan di sebuah gua bawah laut di Maladewa.

Juru bicara pemerintah Maladewa, Ahmed Shaam, sebelumnya mengatakan bahwa ketiga penyelam Finlandia itu akan mengambil jenazah yang berada di kedalaman sekitar 60 meter. 

Kedalaman minimum yang diizinkan secara hukum untuk menyelam rekreasi di Maladewa adalah 30 meter.

"Seperti yang diperkirakan sebelumnya, keempat jenazah ditemukan di dalam gua, bukan hanya di dalam gua, tetapi jauh di dalam gua hingga ke segmen ketiga gua, yang merupakan bagian terbesar," kata Bapak Shaam.

Dia mengatakan keempat jenazah itu ditemukan "hampir berdekatan".

Divers Alert Network Europe, yang mengerahkan ketiga penyelam Finlandia tersebut, menyatakan di situs webnya bahwa mereka adalah penyelam teknis dan penyelam gua dengan pengalaman internasional dalam misi pencarian dan penyelamatan, termasuk operasi di "lingkungan dalam yang sangat dalam, ruang terbatas, dan skenario berisiko tinggi".

Tim tersebut menggunakan sistem teknis canggih, termasuk alat pernapasan ulang sirkuit tertutup, sebuah sistem yang mendaur ulang gas pernapasan yang dihembuskan dan menghilangkan karbon dioksida melalui penyaring kimia, sehingga memungkinkan "penyelaman yang jauh lebih lama", kata organisasi tersebut.

Jenazah warga Italia kelima—seorang instruktur selam—ditemukan sebelumnya di luar gua pada hari mereka dilaporkan hilang. 

Menurut kementerian luar negeri Italia, kelima orang tersebut sedang menjelajahi sebuah gua di kedalaman sekitar 50 meter di Atol Vaavu pada hari Kamis.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.