Selama Long Weekend, Whoosh Jadi Andalan Perjalanan Cepat Antar Kota

Selasa, 19 Mei 2026, 09:45 WIB

BANDUNG – Lonjakan penumpang Whoosh selama libur panjang menunjukkan kereta cepat mulai jadi pilihan favorit masyarakat untuk bepergian antarkota.

Dibanding hari normal, minat perjalanan biasanya naik karena masyarakat memanfaatkan waktu libur untuk wisata, pulang kampung singkat, atau sekadar jalan-jalan bersama keluarga.

Ket. Foto: Ilustrasi-Situasi penumpang kereta cepat Whoosh di Stasiun Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. — Sumber: ANTARA/ Rubby Jovan.

Selain waktu tempuh yang cepat, kenyamanan dan kemudahan akses juga membuat Whoosh makin diminati, terutama oleh penumpang yang ingin menghindari kemacetan di jalur darat saat musim liburan.

PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memberangkatkan total sebanyak 95 ribu orang penumpang kereta cepat Whoosh selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus selama periode 13-17 Mei 2026.

GM Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan pada periode tersebut, kereta cepat Whoosh mengalami peningkatan sebesar 20 persen dibandingkan masa normal.

"Selama periode tersebut, rata-rata volume penumpang Whoosh mencapai sekitar 20 ribu penumpang per hari. Volume tertinggi terjadi pada 13 Mei 2026 dengan 21.601 penumpang, disusul 14 Mei 2026 sebanyak 20.595 penumpang," kata Eva di Bandung, Jabar, Senin (19/5).

Eva menyampaikan saat periode libur panjang, tiga rute dengan volume penumpang tertinggi selama periode tersebut yakni relasi Halim-Padalarang sebanyak 33.399 penumpang, Padalarang-Halim sebanyak 32.839 penumpang serta Halim-Tegalluar sebanyak 12.321.

Secara keseluruhan, relasi Halim-Padalarang pulang pergi (PP) menjadi yang paling dominan dengan total 66.238 penumpang atau sekitar 69,7 persen dari total volume selama periode tersebut.

Selain rute utama Jakarta-Bandung, sejumlah rute pendek juga masih menjadi pilihan penumpang Whoosh. Relasi Halim-Karawang PP tercatat melayani 2.132 penumpang, sedangkan relasi Padalarang-Tegalluar PP melayani 402 penumpang.

"Dengan tingginya minat masyarakat selama libur panjang ini, KCIC terus berkomitmen untuk menyediakan layanan transportasi cepat dan terintegrasi yang dapat diandalkan," kata dia.

Dia mengungkapkan semenjak beroperasi hingga saat ini, operasional kereta cepat Whoosh terus mengalami penambahan jumlah perjalanan yang terus ditingkatkan secara bertahap.

"Kepercayaan masyarakat untuk terus menggunakan Whoosh didorong oleh berbagai faktor, seperti penambahan jadwal perjalanan menjadi 62 perjalanan per hari, peningkatan aksesibilitas dan integrasi antarmoda di stasiun," kata dia.

Menurut dia, saat ini penumpang dari mulai mencoba, menyukai, dan akhirnya secara rutin menggunakan layanan Kereta Cepat Whoosh. Efisiensi dan kenyamanan yang ditawarkan menjadi salah satu nilai tambah yang menjadi unggulan Whoosh.

"Beragam inovasi dihadirkan melalui kolaborasi dengan lokasi wisata, layanan intermoda dengan berbagai operator transportasi, serta penyediaan area komersial," katanya.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.