PT KAI Ungkap Angkutan Retail Tumbuh Menjadi 82.129 Ton hingga April 2026

Selasa, 19 Mei 2026, 14:00 WIB

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatatkan volume angkutan retail sebanyak 82.129 ton hingga April 2026. Capaian ini naik 4,86 persen jika dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yaitu 78.323 ton.

Volume pengiriman barang tersebut juga tumbuh 23,22 persen dibandingkan pencapaian pada periode empat bulan awal tahun 2024. Perusahaan milik negara tersebut menyampaikan laporan pertumbuhan distribusi logistik ini pada Senin (18/5).

Ket. Foto: — Sumber: KAI

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan kebutuhan pelaku usaha terhadap layanan distribusi barang terus meningkat pesat. Pihaknya memastikan moda transportasi kereta api menjadi pilihan utama karena memiliki kapasitas besar serta waktu tempuh sangat terukur.

“Kereta api semakin dipilih sebagai moda distribusi barang karena memiliki kapasitas besar, waktu tempuh yang lebih terukur, serta mendukung efisiensi biaya logistik dalam rantai pasok nasional,” ujar Anne.

Anne menyebutkan penguatan logistik berbasis rel sangat krusial karena biaya logistik Indonesia saat ini masih cukup tinggi. Kondisi tersebut terlihat dari persentase biaya logistik nasional terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang cukup tinggi sekali.

“Efisiensi logistik akan berdampak langsung pada biaya produksi industri. Ketika distribusi barang menjadi lebih efektif, maka rantai pasok nasional juga akan bergerak lebih kompetitif,” kata Anne.

KAI terus memperkuat kapasitas angkutan melalui peningkatan sarana dan pengembangan pola distribusi barang yang berbasis rel di lapangan. Perusahaan kini sedang meningkatkan kemampuan angkut setiap gerbong dari beban 50 ton menjadi kapasitas berat sebesar 70 ton.

Satu rangkaian kereta api yang terdiri dari 60 gerbong mampu mengangkut logistik hingga mencapai berat total 4.200 ton. Integrasi layanan dengan kawasan industri serta pelabuhan terus didorong agar proses distribusi barang berlangsung jauh lebih cepat lagi.

Pulau Jawa masih mendominasi aktivitas logistik nasional dengan kontribusi mencapai angka 60 persen dari total seluruh kegiatan distribusi. Nilai biaya logistik di wilayah tersebut diperkirakan menyentuh angka sebesar Rp2.400 triliun hingga Rp2.500 triliun setiap tahunnya.

“Dengan jaringan operasional yang luas dan kapasitas angkut yang besar, kereta api memiliki potensi besar untuk mendukung distribusi logistik nasional yang lebih efisien, aman, dan berkelanjutan,” ucap Anne.

Optimalisasi layanan diharapkan mampu mendorong efisiensi ekonomi sekaligus memperkuat daya saing bangsa Indonesia pada masa yang akan datang. Strategi pengembangan konektivitas logistik nasional tersebut disampaikan langsung oleh Executive Vice President Corporate Secretary KAI, Wisnu Pramudya.

“Semakin besar porsi distribusi barang yang berpindah ke kereta api, semakin besar juga peluang efisiensi yang dapat dirasakan oleh dunia usaha dan masyarakat luas,” ujar Wisnu Pramudya.

Secara spesifik perusahaan mencatat volume angkutan retail pada bulan April 2026 telah mencapai angka sebesar 21.844 ton total. Jumlah pengiriman tersebut tercatat meningkat sebesar 22,87 persen jika dibandingkan dengan perolehan pada bulan April tahun 2025 lalu. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

RUU Masyarakat Adat Perkuat Perlindungan Hak Masyarakat Adat SORONG – Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menegaskan Rancangan Undang-Undang (RUU) Masyarakat Adat

Pansus RUU Daerah Kepulauan Matangkan Skema Dana Khusus

Desa Pampang Bersolek dari Sisi SDM, Samarinda Kejar Lonjakan Wisatawan

Gen Z Sulit Cari Kerja, Ekraf Disiapkan Jadi Mesin Lapangan Kerja Baru

Jangan Sampai Krisis Pangan Saat Bencana, Bapanas Siapkan Rp1,2 Triliun

Kekayaan Intelektual Jangan Menganggur, Asensi Dorong Jadi Aset Produktif

UMKM Wajib Melek Digital, BI Bidik Akses Pembayaran Lebih Luas

Baznas Salurkan 1.900 Porsi Makanan untuk Warga Terdampak Gempa NTT.

Melalui Workshop Safety Training di Atas Kapal Pelni, Kemenhub Perkuat Budaya Keselamatan Pelayaran

Pemkot Bandung Buka Keran Akses Kredit UMKM dengan Bank BJB

ASENSI Dorong IP dan Licensing Revenue Baru bagi Indonesia

Pemkot Bandung Tegaskan PPPK Paruh Waktu Diperpanjang

Wali Kota Bandung Tegaskan Pengelolaan Kota Harus Berbasis Data

Pemkot Buka Bandung Great Sale 2026

Program "Gempolin" Bikin Warga Gempolsari Bandung Antusias Kelola Sampah

Karhutla Masih Berkobar di Way Kambas, Api Merembet ke Kawasan Konservasi.

Karhutla Kalteng Makin Serius, Presiden Prabowo Tambah 4 Helikopter Water Bombing

Presiden Prabowo Subianto Bertekad Hentikan Perluasan Karhutla dan Titik Api Baru di Kalimantan.

Presiden Prabowo Tambah 4 Helikopter Water Bombing untuk Padamkan Karhutla Kalteng.

Wali Kota: Bandung Tegaskan Kontribusi sebagai Ibu Kota Provinsi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.