Lestari Moerdijat: 20 Ribu Desa Belum Miliki PAUD, Pemerataan Harus Direalisasikan untuk Wujudkan Wajib Belajar 13 Tahun

Senin, 18 Mei 2026, 18:33 WIB

JAKARTA - Penerapan kebijakan Wajib Belajar 13 tahun dengan menambahkan satu tahun Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ke dalam program wajib belajar nasional harus direalisasikan dengan sebaik-baiknya. Pasalnya, dari 82.000 desa di Indonesia, sekitar 20.000 desa belum memiliki layanan PAUD.

“Tantangan untuk mewujudkan Wajib Belajar 13 tahun sejak dini sangat besar, mengingat masih banyak daerah yang belum memiliki layanan PAUD. Kondisi ini harus segera dijawab dengan langkah nyata bersama," kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Senin (18/5).

Ket. Foto: Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat — Sumber: dok

Data Centre for Strategic and International Studies (CSIS) per Agustus 2025 menunjukkan bahwa dari 82.000 desa di Indonesia, sekitar 20.000 desa belum memiliki layanan PAUD.

Selain itu, konsentrasi lembaga PAUD masih didominasi oleh sektor swasta dan terkonsentrasi di wilayah perkotaan.

Lestari menegaskan, pemenuhan PAUD hingga ke pelosok desa bukan lagi sekadar program pelengkap, melainkan kebutuhan mendesak.

“Stimulus pendidikan sejak dini sangat dibutuhkan untuk menanamkan fondasi belajar yang kuat bagi setiap anak bangsa agar mampu menjadi generasi penerus yang berdaya saing,” ujar Rerie, sapaan akrab Lestari.

Diakui Rerie, untuk mengejar kecukupan jumlah PAUD dalam implementasi Wajib Belajar 13 tahun, pemerintah, melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengumumkan program Satu Desa Satu PAUD yang direalisasikan bekerja sama dengan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal.

Selain itu, ujar Rerie, pemerintah memperluas Program Indonesia Pintar (PIP) hingga ke jenjang PAUD mulai 2026.

Program ini menyasar anak-anak PAUD/TK dari keluarga tidak mampu dengan target awal 888.000 murid dan alokasi anggaran Rp400 miliar pada 2026.

Rerie yang juga Anggota Komisi X DPR RI menyambut baik langkah pemerintah itu. Namun, dia mengingatkan pentingnya perencanaan yang cermat dalam penerapannya. “Dengan beragamnya kondisi setiap daerah, dibutuhkan perencanaan dan identifikasi yang cermat untuk mewujudkan satu desa satu PAUD di Tanah Air,” ujarnya.

Menurut Rerie, kesiapan sumber daya manusia (SDM) lokal sebagai tenaga pengajar dan perlunya sosialisasi program yang masif untuk membangun dukungan semua pihak, merupakan hal penting yang harus diwujudkan.

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu berharap, penyelenggaraan PAUD dapat tersebar merata dan mudah diakses masyarakat hingga desa-desa di Tanah Air.

“Kualitas anak dengan stimulasi pendidikan sejak dini akan jauh berbeda dengan anak yang tidak mendapat PAUD. Dengan fondasi belajar yang kuat sejak usia dini, diharapkan target Indonesia Emas 2045, berupa bonus demografi, dapat terwujud,” pungkasnya.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.