Hewitt Junior Mulai Ikuti Jejak sang Ayah
Kamis, 30 Jul 2026, 06:38 WIBWASHINGTON â Washington Open menghadirkan dua kisah inspiratif dari generasi berbeda. Di sektor putra, Cruz Hewitt sukses mengawali kariernya di level ATP Tour dengan kemenangan perdana yang sarat makna. Di nomor putri, Alexandra Eala kembali membuktikan dirinya sebagai salah satu bintang muda paling menjanjikan setelah bangkit dari situasi sulit untuk menyingkirkan juara Olimpiade Zheng Qinwen.
Sorotan utama tertuju kepada Cruz Hewitt. Remaja Australia berusia 17 tahun itu mengikuti jejak ayahnya, legenda tenis Australia Lleyton Hewitt. Dia menang pertama di ATP Tour di Washington, kota yang pernah menjadi saksi salah satu gelar bergengsi sang ayah pada tahun 2004.
Petenis peringkat 612 dunia tersebut tampil tenang saat mengalahkan petenis tuan rumah Marcos Giron 6-3, 6-4 dalam waktu 74 menit dalam debutnya di undian utama ATP. Kemenangan itu terasa emosional karena sejak babak kualifikasi Cruz selalu melihat nama Lleyton terpampang di dinding âRing of Championsâ lapangan utama.
âIni momen yang sangat spesial. Saya tumbuh dengan melihat ayah bermain di turnamen ini dan sekarang bisa meraih kemenangan pertama di ATP Tour di tempat yang sama rasanya luar biasa,â ujar Cruz. Begitu menang, Cruz langsung memperagakan selebrasi ikonik milik Lleyton dengan mengangkat lengan kanan yang ditekuk. Selebrasi itu telah melekat dalam ingatannya sejak kecil.
âSaya selalu melihat ayah melakukannya. Sekarang saya bisa melakukan hal yang sama. Ayah punya peran besar dalam perjalanan saya hingga berada di titik ini,â ucapnya. Meski tak lepas dari bayang-bayang nama besar ayahnya, Cruz menegaskan ingin membangun identitasnya sendiri. Berbekal pengalaman dan nasihat Lleyton, ia memilih fokus menjalani setiap pertandingan tanpa terbebani ekspektasi.
âSaya ingin menempuh jalan sendiri. Nasihat ayah sangat membantu, tetapi saya hanya ingin menjalani pertandingan demi pertandingan,â ujarnya. Lawan berat sudah menanti di babak kedua. Cruz akan menghadapi pemenang laga antara Stefanos Tsitsipas dan unggulan pertama sekaligus juara bertahan Alex de Minaur.
Di sektor putri, Alexandra Eala kembali menunjukkan karakter petarung yang membuat namanya semakin diperhitungkan di WTA Tour. Petenis kidal asal Filipina itu membalikkan keadaan untuk mengalahkan Zheng Qinwen 4-6, 6-4, 6-1 setelah bertarung selama dua jam 26 menit.
Eala sempat berada di ujung kekalahan ketika tertinggal satu set dan satu break pada set kedua. Namun, petenis berusia 21 tahun itu bangkit dengan mematahkan servis Zheng tanpa kehilangan poin, lalu merebut tujuh gim beruntun yang sepenuhnya mengubah jalannya pertandingan.
âSaya hanya berusaha tetap sabar dan berani menunggu kesempatan. Pertandingannya sangat sulit, tetapi saya senang bisa membalikkan keadaan,â ujar Eala. ben/AFP/G-1
- ATP
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Penyanyi Nyentrik Asal AS Oliver Tree Tewas dalam Kecelakaan Helikopter di Brazil
-
Pengumpulan bangkai gerbong kereta api di Depok
-
Warga Russia Dibatasi dalam Membeli Bahan Bakar Kendaraan
-
Piala Dunia 2026 Bergulir di Tengah Euforia, Harga Tiket Fantastis, dan Polemik Visa
-
Sidang Pledoi Nadiem Makarim Disiarkan Langsung di YouTube PN Jakpus
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.