- Home
-
- Luar Negeri
-
- Kompak! Trump dan Xi Jinpi...
Kompak! Trump dan Xi Jinping Targetkan Denuklirisasi Korut
Senin, 18 Mei 2026, 19:43 WIBTOKYO - Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping mengonfirmasi tujuan bersama mereka untuk menghapuskan penggunaan senjata nuklir oleh Korea Utara (Korut), menurut lembar fakta yang dirilis Gedung Putih pada Minggu (17/5).
Selain denuklirasi Korut, lembar fakta hasil pertemuan puncak Trump-Xi selama dua hari di Beijing pada akhir pekan lalu itu juga menentang penerapan tarif tol di Selat Hormuz.
Menurut Washington, Tiongkok juga akan menanggapi kekhawatiran Amerika terkait kekurangan rantai pasok logam tanah jarang dan mineral penting lain, penjualan peralatan dan teknologi produksi, serta pemrosesan logam tanah jarang.
Dokumen tersebut tidak membahas soal Taiwan, pulau dengan pemerintahan sendiri tetapi diklaim oleh Beijing, meskipun saat pertemuan tersebut Xi memperingatkan tentang potensi konflik antara dua negara terkuat di dunia jika isu tersebut tidak ditangani dengan baik.
Kemudian, masih dalam lembar fakta tersebut, soal perang AS-Israel melawan Iran, Trump dan Xi sepakat bahwa Teheran tidak boleh memiliki senjata nuklir, Selat Hormuz harus dibuka kembali, serta tidak ada negara atau organisasi boleh memungut tarif tol di jalur tersebut.
Di bidang ekonomi, Tiongkok akan membeli produk pertanian Amerika senilai 17 miliar dolar AS (sekitar Rp300 triliun) per tahun hingga 2028, selain pembelian kedelai yang telah disepakati pada Oktober 2025.
Tiongkok juga menyetujui pembelian awal 200 pesawat buatan Boeing untuk maskapai penerbangan Tiongkok.
AS dan Tiongkok juga membentuk dua institusi baru, yakni Dewan Perdagangan dan Dewan Investasi, untuk mengoptimalkan hubungan ekonomi bilateral.
Dewan Perdagangan akan memungkinkan kedua pemerintah mengelola perdagangan bilateral untuk barang-barang non-sensitif, sementara Dewan Investasi akan menjadi forum antar-pemerintah untuk membahas isu-isu terkait investasi.
Trump dan Xi sebelumnya menyepakati gencatan perang dagang selama satu tahun saat mereka bertemu di Korea Selatan pada Oktober 2025, yang membantu meredakan ketegangan setelah kedua negara mengenakan lonjakan tarif satu sama lain hingga mencapai tiga digit.
Kesepakatan itu juga mencakup penundaan kontrol ekspor baru Tiongkok terhadap mineral langka yang penting untuk pembuatan produk berteknologi tinggi, serta komitmen Beijing membeli sedikitnya 25 juta ton kedelai AS pada tahun 2026, 2027, dan 2028. Ant
- Denuklirisasi
- Kim Jong Un
- donald trump
- xi jinping
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Xi Jinping Kunjungi Korut
-
Daftar Raja Piala Thomas & Uber Sepanjang Sejarah: Indonesia dan China Kuasai Dunia Bulu Tangkis
-
Trump Tak Puas dengan Tawaran Iran Buka Selat Hormuz
-
AS Harus Luncurkan 7.800 Satelit Demi Wujudkan Ambisi Golden Dome
-
Dengan Riset Regenerasi Tulang Berbasis Stem Cell, FKG UI Luluskan Double Degree Pertama
-
Korea Utara Uji Rudal Jelajah Baru
-
Polda Jambi Pastikan Stok BBM Aman usai Penyesuaian Harga Nonsubsidi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.