Papua Barat Daya Pastikan Lahan Kampung Nelayan Merah Putih Bebas Sengketa

Jumat, 15 Mei 2026, 14:35 WIB

Sorong - Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya memastikan lahan yang disiapkan untuk pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di lima kabupaten/kota wilayah pesisir tidak bermasalah untuk mendukung implementasi program strategis itu.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua Barat Daya, Absalom Solossa di Sorong, Jumat (15/5), mengatakan pemerintah daerah terus mempercepat proses persiapan pembangunan KNP sebagai bagian dari program strategis nasional Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Ket. Foto: Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua Barat Daya, Absalom Solossa. — Sumber: Antara

“Hampir seluruh proses seleksi sementara berjalan. Tim verifikasi dari KKP sudah turun di lima kabupaten/kota, khususnya daerah yang memiliki wilayah laut,” kata Absalom.

Ia menjelaskan pemerintah kabupaten/kota diminta menyediakan lahan yang bersih dan tidak memiliki persoalan hukum agar pembangunan dapat segera direalisasikan.

“Prinsipnya pemerintah kabupaten/kota diminta menyediakan tanah yang clear and clean, sehingga proses pembangunan bisa segera dilakukan,” ujarnya.

Menurut dia, setiap daerah pesisir minimal menyiapkan satu hingga lima titik lokasi Kampung Nelayan Merah Putih yang nantinya akan dibangun secara terintegrasi dengan berbagai fasilitas pendukung sektor perikanan.

Program tersebut, lanjut Absalom, menjadi peluang besar bagi Papua Barat Daya dalam memperkuat sektor kelautan dan perikanan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan.

Ia mengapresiasi dukungan para bupati dan wali kota yang dinilai aktif menjemput program pembangunan dari pemerintah pusat dengan menyiapkan lahan beserta dokumen pendukung.

“Puji Tuhan, sejauh ini dukungan dari pemerintah kabupaten/kota sangat baik. Mereka melihat ini sebagai peluang emas untuk membangun daerah,” katanya.

Absalom mengatakan salah satu lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Raja Ampat bahkan telah memasuki tahap akhir dan tinggal menunggu peresmian sebagai kawasan percontohan.

"Kota Sorong sudah ada lahannya dan siap dibangun, sementara yang lainnya sedang dalam proses," ujarnya.

Kawasan itu, kata dia, nantinya dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, seperti pelabuhan perikanan, cold storage, pabrik es, hingga kantor pengelola terintegrasi guna mendukung aktivitas nelayan.

Menurut dia, keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mampu menampung hasil tangkapan nelayan sehingga tidak lagi mengalami kerugian akibat hasil tangkapan yang tidak terjual atau membusuk.

“Kita dorong agar hasil tangkapan nelayan nantinya langsung masuk ke Kampung Nelayan Merah Putih, sehingga ada tempat penyimpanan dan pemasaran yang jelas,” ujarnya.

Dia berharap proses verifikasi dan penetapan lokasi oleh KKP dapat rampung dalam dua hingga tiga bulan mendatang agar pembangunan fisik segera dimulai.

  • Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.