Ombudsman Kalsel Pantau Penyelenggaraan Layanan Ibadah Haji 2026 di Banjarbaru

Jumat, 15 Mei 2026, 01:05 WIB

BANJARBARU - Kantor Perwakilan Ombudsman RI Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan pemantauan lapangan intensif terhadap penyelenggaraan layanan ibadah haji 2026 di Asrama Haji Banjarbaru, Kamis (14/5).

Langkah ini diambil guna memastikan efektivitas layanan dasar bagi jamaah, mulai dari aspek kesehatan, akomodasi, hingga konsumsi, dengan perhatian khusus pada pemenuhan hak jamaah lanjut usia dan penyandang disabilitas. Dalam dialog langsung di lokasi, Ombudsman menyoroti pentingnya komitmen pelayanan yang lebih humanis dan mudah diakses seiring dengan peningkatan signifikan fasilitas gedung baru di lingkungan asrama tersebut.

Ket. Foto: Kepala Perwakilan Ombudsman Kalsel Hadi Rahman melakukan pemantauan terhadap pelayanan ibadah haji di Embarkasi Haji di Banjarbaru, beberapa waktu lalu. — Sumber: ANTARA/HO-Ombudsman Kalsel

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Perwakilan Ombudsman Kalsel Hadi Rahman bersama jajaran berdialog langsung dengan jamaah, sementara pihak yang turut mendampingi melalui Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalimantan Selatan Eddy Khairani beserta jajaran di Banjarbaru, Kamis.

Ia mengatakan peningkatan fasilitas di asrama haji telah menunjukkan perubahan signifikan dalam kualitas layanan publik bagi jamaah calon haji.

“Dengan adanya gedung yang baru ini sangat membantu para jamaah dalam mengakses berbagai layanan di asrama haji,” ujarnya.

Dia juga menambahkan layanan yang semakin tertata mencerminkan komitmen peningkatan pelayanan yang lebih humanis dan mudah diakses oleh seluruh kelompok jamaah.

Eddy Khairani menyebutkan kehadiran Ombudsman menjadi bagian penting dalam memperkuat sistem pengawasan dan perbaikan layanan secara berkelanjutan.

“Kami menyampaikan terima kasih atas masukan Ombudsman Kalsel yang menjadi dorongan bagi kami untuk terus melakukan pembenahan layanan,” kata dia.

Dia menjelaskan sinergi antar-instansi menjadi kunci dalam memastikan standar pelayanan ibadah haji dapat terus meningkat dari tahun ke tahun.

Dalam kesempatan tersebut juga disoroti sejumlah rekomendasi, termasuk penguatan standar layanan, pengelolaan pengaduan, serta penyediaan fasilitas darurat bagi jamaah rentan seperti tombol panic button di area toilet.

Melalui pengawasan ini, diharapkan kualitas layanan ibadah haji semakin akuntabel dan responsif, sejalan dengan peningkatan kepercayaan publik terhadap layanan pemerintah di tingkat embarkasi.

  • asrama haji banjarbaru
  • ombudsman kalsel
  • layanan haji 2026
  • jamaah lansia

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.