Bukan Cuma Pajak, 'Harta Karun' Perikanan Ini Siap Bikin Pendapatan Sumut Meledak

Kamis, 14 Mei 2026, 17:50 WIB

MEDAN - Kekayaan laut dan perairan Sumatera Utara menyimpan potensi "emas biru" yang menjanjikan bagi kas daerah. Menyadari besarnya peluang tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) kini mulai tancap gas memacu peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor kelautan dan perikanan. 

Langkah strategis lewat optimalisasi berbagai Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) ini tak hanya diproyeksikan untuk menambah pundi-pundi daerah, tetapi juga menjadi ujung tombak ketahanan pangan dan penggerak roda ekonomi masyarakat lokal.

Ket. Foto: Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya (kedua kiri) mendegarkan penjelasan Kepala UPTD UPTD Budidaya Ikan Air Payau dan Laut Muhammad Farid Hakim di UPTD Budidaya Ikan Air Payau dan Laut di Desa Pekan Sialang Buah, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Selasa (12/5). — Sumber: ANTARA/HO-Diskominfo Sumut

"Kita hadir untuk melihat langsung sarana dan prasarana yang ada, serta bagaimana upaya meningkatkan PAD dari sektor ini," ucap Wakil Gubernur Sumut Surya usai meninjau UPTD Budidaya Ikan Air Payau dan Laut di Desa Pekan Sialang Buah, Kabupaten Serdang Bedagai, Selasa.

Wagub mengatakan, potensi peningkatan PAD dari beberapa UPTD milik Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumut sangat besar.

Diantaranya UPTD Budidaya Ikan Air Payau dan Laut yang bertugas melakukan budidaya, pembenihan ikan/udang, serta restocking benih ikan di perairan Sumatera Utara.

"Potensinya sangat besar, tinggal bagaimana pengelolaannya bisa lebih dimaksimalkan,” kata Surya.

Menurut dia, sektor kelautan dan perikanan tersebut memiliki peran strategis, tidak hanya dalam meningkatkan dalam pendapatan asli daerah.

"Tetapi juga mendukung ketahanan pangan daerah, dan penguatan ekonomi masyarakat," katanya.

Dalam kesempatan itu, Wagub yang didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap dan Kepala UPTD UPTD Budidaya Ikan Air Payau dan Laut Muhammad Farid Hakim meninjau kawasan UPTD Budidaya Ikan Air Payau dan Laut seluas 7,8 hektare.

Wagub mendapatkan sejumlah informasi yang menjadi sumber retribusi daerah dan sekaligus penyumbang PAD, diantaranya pembenihan ikan nila salin, dan budidaya udang vaname.

"Pemerintah Provinsi Sumatera Utara akan terus memberikan dukungan pengembangan sektor kelautan dan perikanan, baik peningkatan fasilitas mau pun pembinaan SDM agar potensi yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal,” kata Surya.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumut Imaida Noor Hasibuan menyampaikan, UPTD Budidaya Ikan Air Payau dan Laut merupakan salah satu unit berkontribusi bagi PAD.

UPTD tersebut membawahi lima instalasi tersebar di sejumlah kabupaten/kota se-Sumatera Utara, yakni Dempon Babalan di Langkat, dan Pusat Pembenihan Ikan (Puspik) Kerasaan di Simalungun.

"Ada Puspik Simpang Dua di Pematangsiantar, Puspik Ambarita di Samosir, dan Demonstrasi Kolam Budidaya Air Payau dan Laut di Serdang Bedagai," tutur Imaida Noor.

  • budidaya udang vaname
  • pemprov sumut
  • pad sumut
  • perikanan sumut
  • nila salin
  • uptd perikanan

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.