Kemenko PM Pilih Kota Bandung Jadi Pilot Project Nasional Pemberdayaan UMKM dan Ekonomi Kreatif
Rabu, 13 Mei 2026, 00:10 WIBBANDUNG - Kota Bandung dipercaya menjadi daerah pertama pelaksanaan program Perintis Berdaya Connect yang diluncurkan oleh Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM). Program ini digagas sebagai solusi terpadu atau one stop solution untuk memperkuat pemberdayaan UMKM, ekonomi kreatif, koperasi hingga pelaku usaha masyarakat agar lebih produktif dan mandiri.
Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelindungan Pekerja Migran Kemenko PM, Leontinus Alpha Edison, mengatakan program tersebut hadir untuk membantu pelaku usaha masyarakat berkembang melalui berbagai dukungan terintegrasi.
âPerintis Berdaya Connect ini adalah one stop solution untuk pemerintah pusat maupun daerah dalam membantu memberdayakan UMKM, ekonomi kreatif, koperasi, dan usaha masyarakat lainnya supaya lebih produktif,â kata Leontinus, di Bandung Creative Hub, Selasa (12/5).
Program tersebut memiliki sejumlah pilar utama, mulai dari capacity building, akses usaha, pembiayaan hingga perluasan pasar. Para pelaku usaha juga akan dibantu memperoleh akses bahan baku, teknologi produksi, pemasaran omnichannel, legalitas usaha hingga hak kekayaan intelektual (HAKI).
Selain itu, pelaku usaha yang mulai berkembang juga akan difasilitasi mendapatkan akses pembiayaan agar mampu meningkatkan kapasitas usahanya.
Leontinus mengatakan, program ini tidak hanya bertujuan mempertahankan usaha masyarakat, tetapi juga mendorong mereka naik kelas. Indikatornya tidak sekadar peningkatan omzet tetapi juga kemampuan menggunakan teknologi, memperluas tenaga kerja hingga memperkuat daya saing usaha.
âHarapannya mereka tidak hanya mempertahankan bisnisnya tapi juga bisa naik kelas. Bagi yang tadinya belum menggunakan teknologi bisa menggunakan teknologi yang lebih baik. Yang belum mendapatkan pembiayaan kita bantu mendapatkan akses pembiayaan,â ujar Leontinus.
Ia menambahkan, Perintis Berdaya Connect merupakan bagian dari strategi pengentasan kemiskinan sesuai amanat Perpres Nomor 8. Pemerintah pusat menargetkan masyarakat tidak hanya menerima bantuan sosial tetapi juga menjadi produktif, berdaya dan mandiri secara ekonomi.
âTargetnya masyarakat Indonesia bukan hanya menerima bantuan sosial tapi setelah itu bisa produktif, bisa berdaya dan akhirnya mandiri,â ucap dia.
Bandung dipilih sebagai daerah pertama karena dinilai memiliki potensi ekonomi kreatif yang sangat kuat, terutama di sektor kuliner, fashion, kriya hingga pariwisata. Menurut Leontinus, pendekatan pemberdayaan harus disesuaikan dengan karakter dan potensi masing-masing daerah.
âBandung itu kreatifnya kuat, wisatawan dari berbagai daerah bahkan luar negeri datang saat akhir pekan. Potensi itu yang harus kita dorong,â kata dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, Adi Junjunan Mustafa, mengapresiasi Kemenko PM karena telah menunjuk Bandung sebagai pilot project program Perintis Berdaya Connect.
Menurut dia, Kota Bandung memiliki kekuatan besar di sektor ekonomi kreatif, khususnya kuliner, fesyen, dan kriya. Namun ke depan, program ini juga diharapkan dapat menjangkau subsektor lain seperti digital media dan industri kreatif berbasis teknologi.
âBerbagai kemungkinan untuk memajukan ekonomi kreatif di Kota Bandung akan kita kolaborasikan, tentu nanti dibimbing dari Kemenko PM dan akan terus kita sebarkan informasinya kepada para pelaku ekonomi kreatif di Kota Bandung,â tutur dia. ils/I-1
- Kota Bandung
- Kemenko PM
- Program Perintis Berdaya Connect
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
KPK Tahan Bupati Pekalongan
-
Sekolah Garuda Siap Hadir di Jatim, Semua Daerah Diusulkan
-
Longsor Parah di Tanjung Raya Maninjau, Puluhan Warga Agam Mengungsi ke Kelok 42
-
Panglima TNI Courtesy Call Dengan Pimpinan Singapura, Perkuat Kerja Sama Pertahanan Bilateral
-
Peneliti UB Ungkap Kandungan Mikroplastik di DAS Brantas
-
Jelang Idulfitri 1447 H, Pemerintah Intensifkan Pengawasan Harga dan Distribusi Pangan
-
Putus Jeratan Rentenir: Menteri P2MI Resmikan KUR Penempatan Pekerja Migran, Bunga 6 Persen
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.