Integrasi Jaringan dan Ekspansi 5G Dongkrak Kinerja XLSmart

Selasa, 12 Mei 2026, 19:50 WIB

JAKARTA - PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk mencatatkan kinerja positif pada kuartal pertama 2026 di tengah persaingan industri telekomunikasi dan digital yang semakin kompetitif. Perusahaan membukukan pendapatan sebesar Rp11,84 triliun atau tumbuh 38 persen secara tahunan (year-on-year/YoY), didorong penguatan kualitas jaringan, monetisasi layanan data, dan percepatan integrasi pasca merger.

Dalam laporan kinerja Q1 2026, XLSmart juga mencatat normalized EBITDA sebesar Rp5,43 triliun dengan margin EBITDA 46 persen. Sementara laba bersih yang dinormalisasi (normalized PAT) melonjak 254 persen YoY menjadi Rp1,37 triliun.

Ket. Foto: Foto BTS XLSmart di Kuta Mandalika, di Kabupaten Lombok Tengah. XLSmart mencatat pendapatan Rp11,84 triliun pada kuartal I 2026, tumbuh 38 persen YoY didorong integrasi jaringan, ekspansi 5G, dan peningkatan trafik data. — Sumber: XLSmart

Kontribusi layanan data dan digital masih menjadi penopang utama bisnis perusahaan dengan kontribusi mencapai 91,8 persen terhadap total pendapatan. Peningkatan tersebut ditopang oleh kenaikan blended ARPU menjadi Rp47,3 ribu, seiring optimalisasi portofolio pelanggan dan meningkatnya penggunaan layanan data bernilai tambah.

Presiden Direktur dan CEO XLSmart, Rajeev Sethi, mengatakan perusahaan saat ini fokus memperkuat kualitas jaringan dan memperluas pengalaman layanan 5G di Indonesia.

“Integrasi jaringan dan ekspansi 5G menjadi fondasi utama XLSmart dalam membangun pengalaman digital generasi berikutnya di Indonesia. Dengan infrastruktur yang semakin kuat dan terintegrasi, kami berada pada posisi yang lebih siap untuk menghadirkan kualitas layanan yang semakin baik bagi pelanggan,” ujar Rajeev dalam keterangan tertulis pada hari Selasa (12/5).

Menurut dia, perusahaan juga terus membangun organisasi yang lebih agile dan kolaboratif untuk menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih unggul sekaligus menjadi tempat kerja terbaik bagi talenta digital Indonesia.

Di sisi jaringan, XLSmart mengungkapkan telah mengintegrasikan sekitar 40,3 ribu site hingga akhir kuartal pertama 2026. Perusahaan juga menambah sekitar 4,9 ribu site baru guna memperluas cakupan layanan dan meningkatkan kapasitas data di berbagai wilayah strategis.

Selain itu, sekitar 77 persen target tower dismantling pasca merger telah diselesaikan sebagai bagian dari realisasi sinergi dan efisiensi operasional perusahaan.

Penguatan infrastruktur tersebut berdampak pada pertumbuhan trafik layanan data yang meningkat 36 persen YoY menjadi 3.867 petabytes. Kenaikan trafik didorong meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan digital seperti streaming video, mobile gaming, dan layanan berbasis cloud.

XLSmart juga terus mempercepat modernisasi jaringan melalui peningkatan kapasitas dan ekspansi layanan 5G di sejumlah kota utama. Hingga akhir Maret 2026, layanan 5G perusahaan telah tersedia di 43 kota di Indonesia dan akan terus diperluas sepanjang tahun ini.

Perusahaan menyebut ekspansi 5G dilakukan untuk mendukung kebutuhan pelanggan terhadap layanan digital berkecepatan tinggi, termasuk pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan cloud di masa mendatang.

Dengan dukungan lebih dari 253 ribu BTS, XLSmart optimistis dapat memperkuat konektivitas nasional sekaligus mempercepat transformasi digital Indonesia.

Di tengah peningkatan trafik data selama periode Ramadan dan Idulfitri yang mencapai 21 persen, perusahaan mengklaim tetap mampu menjaga kualitas layanan jaringan bagi pelanggan.

Belanja modal atau capitalized capex hingga Q1 2026 tercatat sebesar Rp2,25 triliun. Dana tersebut difokuskan untuk integrasi jaringan, ekspansi 5G, modernisasi infrastruktur, serta peningkatan kualitas pengalaman pelanggan di berbagai wilayah Indonesia.

Selain penguatan jaringan, XLSmart juga terus mengembangkan strategi multi-brand melalui layanan XL Prepaid, Axis, Smartfren, XL Prioritas, XL Satu, dan Enterprise untuk menjangkau berbagai segmen pelanggan di Indonesia.

Perusahaan juga menegaskan komitmennya membangun budaya kerja kolaboratif dan pengembangan talenta digital guna mendukung pertumbuhan bisnis berkelanjutan.

Secara global, transformasi jaringan XLSmart turut mendapat pengakuan melalui penghargaan Ookla Speedtest Awards 2025 sebagai Fastest 5G Network di Indonesia. Perseroan juga masuk dalam daftar TIME Best Companies Asia-Pacific 2026 berdasarkan aspek kepuasan karyawan, keberlanjutan, dan pertumbuhan bisnis.

  • Industri Digital
  • XLSmart
  • telekomunikasi
  • Smartfren
  • Trafik data
  • Jaringan 5G
  • Transformasi Digital
  • TIME Best Companies Asia-Pacific 2026
  • Ookla Speedtest Awards

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.