• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Telkom Perkuat Infrastrukt...

Telkom Perkuat Infrastruktur Digital Papua Pegunungan lewat Community Gateway Wamena

Senin, 11 Mei 2026, 19:08 WIB

JAKARTA — PT Telkom Indonesia bersama anak usahanya, Telkomsat, meresmikan Community Gateway di Stasiun Bumi Sedang Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Jumat (8/5). Kehadiran infrastruktur ini menjadi langkah strategis TelkomGroup dalam memperluas pemerataan infrastruktur digital di wilayah Indonesia bagian timur yang memiliki tantangan geografis cukup kompleks.

Peresmian dilakukan langsung oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Angga Raka Prabowo, didampingi Direktur Utama Telkom Dian Siswarini serta Pelaksana Tugas CEO Telkomsat Rizal Ahmad Fauzi. Acara ini turut dihadiri jajaran pimpinan TelkomGroup dan pejabat pemerintah daerah Papua secara luring maupun virtual dari Wamena.

Ket. Foto: Community Gateway Wamena. Fasilitas ini memperkuat pemerataan akses digital dan mendukung pengembangan ekonomi digital di wilayah Indonesia timur. — Sumber: TelkomGroup

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo mengatakan pembangunan Community Gateway Wamena merupakan bagian dari prioritas nasional dalam menghadirkan infrastruktur digital yang inklusif hingga wilayah terluar Indonesia.

Menurut dia, konektivitas merupakan syarat utama bagi kemajuan suatu daerah, terutama untuk membuka peluang pertumbuhan ekonomi digital di wilayah yang selama ini terkendala keterbatasan infrastruktur.

“Community Gateway Wamena mengubah tantangan geografis menjadi peluang strategis. Ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi penguatan fondasi masa depan Indonesia yang benar-benar terhubung dari Sabang sampai Merauke,” ujarnya melalui keterangan tertulis pada hari Senin (11/5).

Community Gateway Wamena berfungsi sebagai titik distribusi utama konektivitas satelit di wilayah Papua Pegunungan. Infrastruktur ini dirancang untuk mengatasi keterbatasan jaringan terestrial sekaligus meningkatkan kapasitas serta kualitas layanan komunikasi di kawasan tersebut.

Fasilitas ini merupakan Community Gateway kedua yang dibangun TelkomGroup melalui Telkomsat setelah sebelumnya membangun fasilitas serupa di Merauke. Jika Community Gateway Merauke difungsikan sebagai jalur cadangan atau backup link saat terjadi gangguan jaringan terestrial, Community Gateway Wamena hadir sebagai jalur utama atau main link untuk menopang konektivitas di Papua Pegunungan.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur digital di wilayah timur Indonesia merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk memastikan seluruh masyarakat memperoleh akses yang setara terhadap transformasi digital.

Ia menyebut wilayah Wamena memiliki peran strategis sebagai pusat aktivitas ekonomi dan sosial di Papua Pegunungan, namun masih menghadapi tantangan besar dalam hal konektivitas akibat kondisi geografis yang sulit dijangkau jaringan terestrial.

“TelkomGroup ingin memastikan tidak ada satu pun masyarakat Indonesia yang tertinggal dari arus transformasi digital. Community Gateway Wamena hadir sebagai solusi strategis untuk menjawab tantangan tersebut,” kata Dian.

Melalui pemanfaatan teknologi satelit, Community Gateway Wamena diharapkan mampu memperkuat ketahanan jaringan nasional melalui jalur komunikasi yang lebih andal dan adaptif. Penguatan konektivitas ini juga dinilai dapat membuka akses digital yang lebih luas, mendorong aktivitas ekonomi, serta mempercepat pembangunan wilayah timur Indonesia secara berkelanjutan.

Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Velix Wanggai, menilai kehadiran Community Gateway Wamena menjadi tonggak penting pembangunan digital di wilayah pegunungan Papua.

Saat ini kapasitas transport jaringan di Wamena berada di kisaran 7 Gbps dengan tingkat utilisasi yang cukup tinggi. Melalui fasilitas baru ini, kapasitas tersebut dapat ditingkatkan secara bertahap hingga mencapai potensi maksimal 40 Gbps.

Peningkatan ini dinilai bukan hanya menambah kapasitas, tetapi juga meningkatkan stabilitas jaringan, mengurangi latensi, dan mendukung pertumbuhan trafik data yang terus meningkat.

Menariknya, Community Gateway Wamena dirancang sebagai platform open access. Artinya, infrastruktur ini tidak hanya dapat dimanfaatkan oleh TelkomGroup, tetapi juga terbuka bagi operator telekomunikasi lain, penyedia layanan internet lokal, hingga berbagai institusi yang membutuhkan konektivitas.

Melalui inisiatif ini, TelkomGroup menegaskan posisinya sebagai penyedia konektivitas nasional berbasis sovereign infrastructure yang berfokus pada penguatan kapasitas, keandalan, serta ketahanan jaringan nasional.

Telkom meyakini kehadiran Community Gateway Wamena akan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas layanan komunikasi di Papua Pegunungan, sekaligus mendukung sektor pendidikan, kesehatan, layanan publik, dan pengembangan ekonomi digital masyarakat setempat.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.