IOC Cabut Larangan untuk Belarusia, Russia Tetap Belum Diizinkan Tampil dengan Bendera Nasional

Senin, 11 Mei 2026, 06:20 WIB

LAUSANNE, SWISS — International Olympic Committee (IOC) resmi mencabut pembatasan terhadap atlet Belarusia untuk tampil di Olimpiade. Namun, kebijakan berbeda masih diterapkan kepada Russia yang tetap belum diizinkan kembali berkompetisi dengan identitas nasional mereka.

Atlet dari Russia dan Belarusia sebelumnya dilarang mengikuti berbagai ajang internasional setelah invasi Russia ke Ukraina pada 2022. Meski demikian, sebagian atlet dari kedua negara tetap diperbolehkan tampil dengan status netral.

Ket. Foto: Ilustrasi bendera IOC. — Sumber: AFP

Dalam keputusan terbaru yang diumumkan Minggu (10/5), IOC menyatakan tidak lagi merekomendasikan adanya pembatasan terhadap partisipasi atlet Belarusia, termasuk untuk cabang olahraga beregu.

“IOS menegaskan kembali bahwa partisipasi atlet dalam kompetisi internasional tidak seharusnya dibatasi oleh tindakan pemerintah mereka, termasuk keterlibatan dalam perang atau konflik,” demikian isi pernyataan resmi IOC.

Keputusan tersebut membuka peluang bagi federasi olahraga internasional untuk mulai menerapkan kebijakan baru secara resmi. Dengan demikian, Belarusia berpotensi kembali mengirim delegasi penuh pada Olimpiade Los Angeles 2028, termasuk tampil dalam upacara pembukaan serta masuk ke tabel perolehan medali.

IOC menyebut pengumuman itu dilakukan karena fase kualifikasi Olimpiade 2028 akan dimulai pada musim panas tahun ini.

Pada dua Olimpiade terakhir, yakni 2024 Summer Olympics dan 2026 Winter Olympics, atlet Belarusia tampil bersama atlet Russia dengan status “Individual Neutral Athletes”. Mereka tidak diperbolehkan menggunakan bendera maupun simbol negara dan tampil dalam jumlah terbatas. Di Paris hanya terdapat 17 atlet netral, sementara pada Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina jumlahnya tujuh atlet.

Meski Belarusia mendapat kelonggaran, IOC menegaskan situasi Russia masih berbeda.

“Situasi terkait Russian Olympic Committee berbeda dengan kondisi Komite Olimpiade Belarus,” tulis IOC.

Komite Olimpiade Russia masih menjalani skors sejak akhir 2023 setelah memasukkan organisasi olahraga dari empat wilayah pendudukan Ukraina ke dalam kewenangannya.

Selain itu, IOC juga menyoroti munculnya kekhawatiran baru terkait sistem antidoping Rusia yang menjadi alasan tambahan pembatasan terhadap negara tersebut belum dicabut.

Dengan keputusan terbaru ini, atlet Russia tetap hanya diperbolehkan tampil secara individu, menggunakan status netral, dan harus memenuhi syarat bahwa mereka tidak pernah secara aktif mendukung perang di Ukraina.

  • Belarusia
  • Russia
  • Komite Olimpiade Internasional (IOC)

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

Berita Terbaru

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

KemenPU Tangani 1.229 Titik Kekeringan: 41 Ribu Hektar Sawah & 616 Ribu Jiwa Terbantu

Kebakaran Rumah di Kebayoran Baru, Sebanyak 81 Personel Dikerahkan

Gempa M5,9 Mengguncang Jepang Bagian Timur termasuk Tokyo, Layanan Kereta Api Terganggu

269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

Tim Bola Voli Putri Indonesia Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia

Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU

Karhutla di Jambi Terus Meningkat, Perusahaan Migas Petrochina Jabung Bantu Padamkan

Liga Inggris: Manchester United Tersungkur di Kandang Hull, Tottenham Dipermalukan Brentford

Serie A Italia: Inter dan Napoli Awali Musim 2026-27 dengan Kemenangan, De Bruyne Jadi Pembeda

Bayern Taklukkan Dortmund 2-1 dan Rebut Piala Super Jerman

La Liga Spanyol: Carlos Espi Jadi Penentu, Real Madrid Menang Dramatis di Markas Espanyol

Pemerintah Kota Jambi Dorong Tirta Mayang Tingkatkan Kualitas Air

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.