Aturan Baru Golden Globes, Aktor AI Tak Memenuhi Syarat untuk Dapat Penghargaan
Jumat, 08 Mei 2026, 10:45 WIBLOS ANGELES - Penampilan aktor yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan (AI) tidak akan memenuhi syarat untuk penghargaan Golden Globes, kata penyelenggara pada hari Kamis (7/5).Â
Pedoman baru ini tidak secara otomatis mendiskualifikasi pertunjukan yang menggunakan kecerdasan buatan untuk meningkatkan kemampuan aktor, tetapi mensyaratkan bahwa manusia sungguhan harus menjadi elemen utama.
"Pengajuan yang pertunjukannya sebagian besar dihasilkan atau diciptakan oleh kecerdasan buatan tidak memenuhi syarat" untuk dipertimbangkan dalam ajang penghargaan film dan televisi tahunan yang menandai dimulainya musim penghargaan Hollywood," kata penyelenggara.
"Penggunaan AI untuk peningkatan teknis atau kosmetik (seperti peremajaan, penuaan, atau modifikasi visual) mungkin diperbolehkan, dengan syarat kinerja yang mendasarinya tetap merupakan karya individu yang diberi kredit dan AI tidak menggantikan atau mengubah secara material karya pelaku tersebut."
Aturan baru ini muncul beberapa hari setelah Academy of Motion Picture Arts and Sciences mengatakan akan menindak tegas penggunaan AI.
Lembaga yang memberikan penghargaan Oscar ini mengatakan hanya aktor manusia sungguhanâbukan avatar AIâyang berhak mendapatkan penghargaan terbesar di dunia perfilman, dan skenario harus ditulis oleh seseorang, bukan oleh chatbot.
Penggunaan kecerdasan buatan tetap menjadi salah satu isu paling sensitif di industri hiburan dan menjadi inti dari aksi mogok tahun 2023 yang melumpuhkan Hollywood, karena para aktor dan penulis memperingatkan bahwa teknologi yang tidak terkendali mengancam mata pencaharian mereka.
Pembatasan baru ini diberlakukan setelah versi AI dari mendiang Val Kilmer diperkenalkan kepada para pemilik bioskop, setahun setelah kematian bintang "Top Gun" tersebut.
Versi digital Kilmer yang lebih muda muncul dalam trailer film aksi arkeologi "As Deep as the Grave," dan berkata kepada karakter lain: "Jangan takut pada orang mati dan jangan takut padaku."
Proyek ini tercipta dengan dukungan antusias dari keluarga sang aktor, yang memberikan akses ke arsip video Kilmer, yang digunakan untuk merekonstruksi sosok aktor tersebut di berbagai tahapan kehidupannya.
- Kecerdasan Buatan
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: AFP, Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Dicoding Developer Conference 2026 Kupas Tuntas Masa Depan Talenta Digital Indonesia
-
Cegah Pinjol, OJK Ajak Petani di Papua Kenali Akses Layanan Keuangan Formal
-
Soroti Tuntutan Mati ABK, Komisi III DPR Tekankan Prinsip Restoratif KUHP Baru
-
Kudus Ringankan Beban Belanja Kebutuhan Pokok Warga
-
Liga Champions: Barcelona Tumbang di Camp Nou, Atletico Madrid Pegang Kendali Menuju Semifinal
-
MPR RI Dukung Rumah Layak dan Keluarga Produktif Melalui BSPS
-
Joko Anwar Konfirmasi 'Pengabdi Setan 3' akan Rilis Tahun 2027
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.