Pelestarian Pesona Geologi Dunia yang Tersimpan di Hutan Benua Etam

Kamis, 07 Mei 2026, 16:01 WIB

SAMARINDA -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) melakukan percepatan dan pemantapan dokumen serta persiapan lapangan guna memastikan kawasan Sangkulirang-Mangkalihat lolos verifikasi nasional pada Juli 2026 untuk diusung sebagai geopark kelas dunia.

"Kami sedang melakukan akselerasi untuk menyinkronkan dokumen rencana induk sesuai arahan Bappenas, serta memperkuat visibilitas di lapangan agar standar nasional terpenuhi dengan sempurna," ujar Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kaltim Ririn Sari Dewi di Samarinda, Kamis.

Ket. Foto: Pengunjung menelusuri Gua Beloyot di Kampung Merabu, Kecamatan Kelay, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. — Sumber: ANTARA/M Risyal Hidayat

Upaya ini, kata dia, menjadi bukti komitmen pembangunan daerah (pemda) yang tidak hanya berfokus pada Ibu Kota Nusantara (IKN), melainkan juga pada pelestarian pesona geologi dunia yang tersimpan di hutan Benua Etam.

"Fokus utama tim gabungan lintas daerah saat ini adalah penyempurnaan dokumen rencana induk yang mencakup pengelolaan jangka panjang kawasan konservasi tersebut," ungkap Ririn.

Pemerintah daerah juga mulai melakukan upaya konkret melalui pembangunan gerbang identitas di titik-titik masuk kawasan serta pemasangan branding masif di bandara utama Kabupaten Berau dan Kutai Timur.

Secara teknis, lanjutnya, kawasan karst kebanggaan Kaltim memiliki kekayaan geologi yang terdiri dari 26 geosite, tujuh situs keanekaragaman hayati, dan dua situs budaya yang siap dinilai oleh tim verifikator nasional.

"Kemudian, fenomena alam air dua rasa di Labuan Cermin serta kerucut karst di Desa Merabu diproyeksi menjadi daya tarik utama dalam membuktikan keunggulan nilai universal kawasan ini kepada dunia luar," lanjut Ririn.

Selain aspek geologi, kata Ririn, penguatan kelembagaan melalui pelibatan akademisi, praktisi, dan birokrat profesional menjadi prioritas utama guna memastikan tata kelola yang berkelanjutan.

Pemerintah juga sedang mengkaji secara mendalam opsi pembentukan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) agar pengelolaan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat pada masa depan dapat berjalan secara lebih lincah dan mandiri.

Pihaknya juga menggenjot program pemberdayaan masyarakat adat, seperti yang telah berjalan di Kampung Budaya Merabu, menjadi pilar penting dalam menghubungkan status perlindungan alam dengan peningkatan ekonomi lokal melalui sektor pariwisata.

"Jika verifikasi nasional ini berjalan sukses, Geopark Sangkulirang-Mangkalihat disodorkan menjadi kandidat untuk diusulkan masuk ke dalam UNESCO Global Geopark," jelas Ririn.

  • geopark

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

Berita Terbaru

Pangeran Harry Mendadak Mundur dari Organisasi Afrika, Ternyata Ada Kontroversi Besar

Polwan Goes to School Bikin Pelajar Manado Tersentak, Ini Pesan Pentingnya

Formula 1: Antonelli Akui Mercedes Tak Lagi Tercepat, McLaren Mulai Mengancam

Viral Rekening Bank Mandiri Rp80,9 Juta Diblokir, DPR Buka Suara

Thailand Hentikan Laju Tim Bola Voli Putri Indonesia

Luis Enrique Peringatkan PSG: Jangan Terlena, Harus Keluar dari Zona Nyaman

Spalletti Tuntut Lebih dari Kolo Muani Usai Juventus Hanya Menang Tipis

Selandia Baru Susul Australia, Anak di Bawah 16 Tahun Terancam Dilarang Bermedia Sosial

Pertarungan Perebutan Kursi Presiden FIFA Memanas, Ceferin Prediksi Infantino Bakal Dapat Penantang

Review Lioness S3E4: Misi Penyelamatan Gagal yang Paksa CIA Langgar Garis Merah

Hari Berenang Khusus Anak Kulit Hitam di Kolam Renang Berlin Batal setelah Diwarnai Polemik Rasial

Usai Gempa M7,7 NTT: Retakan 100 Meter Muncul di Kawah Gunung Kelimutu

Pengunjung Bromo Diserang Hipotermia, Prajurit Marinir Beri Pertolongan Pertama

Berenang di Danau, Bocah 8 Tahun di Louisiana Meninggal akibat Amuba Pemakan Otak

Dibangun Bersama Guru Disabilitas, Papan Tulis AI Buatan Siswa Bandung Raih Juara Google

Pertamina Lubricants Layani Ganti Oli Gratis untuk 1.000 Pengemudi Ojol

Atas Perintah Presiden Prabowo, Menhut Raja Antoni Turun Langsung Tangani Karhutla Kalbar.

Atasi Kekeringan di Lamongan, PU Normalisasi 1,6 KM Sungai & Kerahkan Pompa

Ekosistem Terbuka Dinilai Penting untuk Memperluas Penerapan Agentic AI

Genjot Literasi Pajak Generasi Muda, IKPI Gelar Lomba Cerdas Cermat Nasional

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.