- Home
-
- Luar Negeri
-
- Trump Ultimatum Iran: Sepa...
Trump Ultimatum Iran: Sepakat atau Hadapi Kekuatan Militer AS!
Rabu, 06 Mei 2026, 06:20 WIBWASHINGTON -Â Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengultimatum Iran untuk segera mencapai kesepakatan dengan Washington, seraya menegaskan bahwa AS siap meraih kemenangan, termasuk melalui kekuatan militer, jika diplomasi gagal.
âYa, bagaimanapun juga, kami akan menang. Kami akan membuat kesepakatan yang tepat, atau kami akan menang dengan sangat mudah dari sudut pandang militer,â kata Trump dalam wawancara dengan pembawa acara radio Hugh Hewitt pada Senin.
Pemimpin Amerika tersebut mengklaim bahwa dari sudut pandang militer, AS sudah mengalahkan Iran. Ia menyatakan bahwa Teheran sebelumnya memiliki 159 kapal, tetapi kini semuanya berada di dasar laut.
âHari ini, kami menghancurkan delapan kapal mereka. Sekarang mereka hanya memiliki kapal kecil yang cepat. Kapal-kapal itu sangat murah dan dipasangi senapan mesin. Mereka pikir itu bagus. Kami menghancurkan delapan kapal mereka hari ini,â ucapnya.
Trump menambahkan bahwa tujuan utama AS tetap memastikan bahwa Iran tidak memperoleh senjata nuklir.
Mengenai waktu kesepakatan potensial, Trump mengatakan bahwa waktu bukanlah faktor penentu bagi AS. Ia mencatat bahwa banyak orang, termasuk individu yang âsangat cerdasâ dan âcukup moderatâ ingin melihat kesepakatan dengan Iran.
âKami sudah melakukan sebagian besar yang perlu dilakukan. Mungkin tinggal dua minggu lagi, dua minggu, mungkin tiga minggu. Dan waktu bukanlah hal yang mendesak bagi kami,â kata Trump.
Adapun pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke wilayah Iran. Iran membalas dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.
Pada 7 April, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata. Pembicaraan lanjutan di Islamabad berakhir tanpa terobosan.
Hingga kini belum ada laporan mengenai dimulainya kembali permusuhan, tetapi AS telah memberlakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran. Para mediator saat ini sedang berupaya mengatur putaran negosiasi baru.
- konflik timur tengah
- donald trump
- as vs iran
- perang iran israel
- ancaman militer as
Redaktur: alfred
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
PDIP: Gugurnya 8 Prajurit TNI di Lebanon Momentum PBB untuk Bersikap Lebih Tegas
-
Trump Tak Puas dengan Tawaran Iran Buka Selat Hormuz
-
Trump Mengaku Bicara dengan Hezbollah dan Netanyahu, Konflik Lebanon Memasuki Babak Baru
-
Indonesia Usul Sidang Darurat DK PBB Gandeng Prancis Terkait Gugurnya Pasukan UNIFIL
-
Menlu Marco Rubio Tegaskan Perang AS-Iran Telah Berakhir
-
PAPPSI Diharapkan Menjadi Motor Penggerak Pembangunan Tabagsel
-
AS Harus Luncurkan 7.800 Satelit Demi Wujudkan Ambisi Golden Dome
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.