- Home
-
- Luar Negeri
-
- Setelah 13 Tahun, Libya Ke...
Setelah 13 Tahun, Libya Kembali Salurkan Dolar AS Secara Tunai ke Warga
Rabu, 06 Mei 2026, 16:07 WIBTRIPOLI - Bank-bank komersial Libya pada Minggu (3/5) mulai mendistribusikan alokasi mata uang asing secara tunai kepada warga, menandai langkah pertama semacam itu dalam sekitar 13 tahun.
Berdasarkan langkah baru tersebut, warga diperbolehkan menerima uang tunai hingga 2.000 dolar AS (34,7 juta rupiah) sebagai bagian dari alokasi valas tahunan mereka.
Langkah itu merupakan bagian dari strategi Central Bank of Libya, bank sentral negara tersebut, untuk mengatur akses terhadap valas dan meningkatkan ketersediaannya melalui saluran perbankan resmi, menandai perubahan signifikan dalam kebijakan pengelolaan valas di negara tersebut.
Dengan strategi itu, warga menerima alokasi valas tahunan mereka di bawah program "tujuan pribadi". Berbeda dengan metode sebelumnya yang mengandalkan transfer atau kartu elektronik, dana tersebut kini disalurkan dalam bentuk tunai di loket-loket bank.
Bank sentral Libya sebelumnya menyampaikan bahwa pihaknya akan memasok valas ke bank-bank komersial, sekaligus menyerahkan tanggung jawab penuh atas transportasi dan keamanan kepada bank-bank komersial tersebut sesuai dengan standar keamanan keuangan dan perbankan yang berlaku. Ant
- dollar AS
- USD
- libya
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Sri Sultan Beri Masukan Strategis atas Kebijakan Pengurangan Dana Transfer Daerah
-
Saham AS Naik Tipis, Dollar melemah Setelah Moody's Turunkan Peringkat
-
Dukung Target RUPTL, Pertamina Geothermal Energy Akselerasi Pengembangan Panas Bumi di Bengkulu
-
Dollar AS Melemah Karena Para Pedagang Pertimbangkan Prospek Tarif
-
Dollar Pulih dari Kerugian, Saham Menguat karena Investor Menunggu Kebijakan Baru The Fed
-
Gelar Berbagai Program Literasi dan Edukasi Aset Kripto, Pintu Diganjar Penghargaan
-
Dosen dan Mahasiswa UPH Olah Limbah Plastik Jadi Paving Blok
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.