Dosen dan Mahasiswa UPH Olah Limbah Plastik Jadi Paving Blok

Kamis, 09 Okt 2025, 09:35 WIB

JAKARTA - Tim dosen dan mahasiswa Universitas Pelita Harapan (UPH) menciptakan eco paving block yang terbuat dari hasil olahan limbah plastik, semen, dan abu terbang hasil pembakaran batu bara.

“Eco-paving block ini bukan sekadar alternatif yang lebih ekonomis sekaligus ramah lingkungan, tetapi juga bukti nyata bagaimana limbah bisa diberdayakan menjadi sesuatu yang bermanfaat," kata Ketua Program Studi Teknik Sipil UPH Dr.-Ing. Jack Widjajakusuma dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis.

Ket. Foto: Tim dosen dan mahasiswa Universita Pelita Harapan (UPH) mencitpakan eco paving block yang terbuat dari hasil olahan limbah plastik, semen, dan abu terbang hasil pembakaran batu bara. — Sumber: UPH

Pembuatan inovasi itu didasari atas adanya kepedulian pada sampah plastik di kawasan perkotaan yang sulit terurai, plastik mencemari tanah dan air, bahkan mengancam kesehatan saat dibakar. Dampaknya nyata dirasakan masyarakat termasuk warga Kelurahan Bencongan Indah, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

Maka dari itu, dihadirkan eco paving block untuk menekan limbah plastik yang sulit terurai sekaligus mengurangi biaya produksi. Dalam prosesnya, cacahan plastik dan abu terbang dicampur sebagai pengganti sebagian semen, sehingga penggunaan semen dapat dikurangi. Hasilnya, eco-paving block menjadi lebih ringan, mudah dipasang, namun tetap memenuhi standar kekuatan.

Tak berhenti di situ, material ramah lingkungan ini juga berpotensi digunakan untuk jalur taman, area parkir, hingga dinding rumah. Inovasi ini tidak hanya menawarkan solusi berkelanjutan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Tim pun melakukan sosialisasi dan pelatihan kepada warga Bencongan Indah untuk memastikan program ini berkelanjutan. Antusiasme warga terlihat tinggi sepanjang kegiatan. Mereka tidak hanya mempelajari teknik pencacahan plastik dan pencetakan paving, tetapi juga difasilitasi dengan mesin pencacah dan cetakan otomatis.

Kehadiran alat-alat ini menjamin kualitas eco-paving block tetap konsisten, sekaligus memungkinkan warga memproduksi secara mandiri tanpa bergantung pada pihak luar.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Bencongan Indah Dadang M. Bakhtiar menyampaikan bahwa program itu membantu warga dalam menumbuhkan semangat menjaga lingkungan sekaligus menambah penghasilan.

Sampah plastik yang semula menumpuk kini bernilai jual, sekaligus mendukung praktik ekonomi sirkular di masyarakat.

Program ini dipimpin oleh, Jack bersama Prof. Dr. A’azokhi Waruwu, S.T., M.T. (Dosen Teknik Sipil), dan Priskila Christine Rahayu, S.Si., M.T. (Dosen Teknik Industri), yang berkolaborasi dengan mahasiswa Teknik Sipil angkatan 2023–2024, di antaranya Flory Buntoro, Chin Chen Nelson Rubben, Ruisto Cahyadi, Kalisa Adelia Ginting, Gabriela Xena Levina Priambodo, Kalisa Adelia Ginting, Viktoria Darlene Pelupessy, Moreno Nauval Purnawan, Jason Liem, George Wesley, dan Genevieve Rebecca Rompis.

Inisiatif ini berhasil memperoleh dukungan dana hibah sebesar Rp43 juta dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM)—Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek)

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara, Lili Lestari

Berita Terbaru

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.