Polisi Selidiki Kasus Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang

Senin, 08 Jun 2026, 13:15 WIB

KABUPATEN TANGERANG - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Tangerang, Banten, menyelidiki kasus dugaan tabrak lari di Jalan Raya Serang KM 11, tepatnya di dekat Jembatan Bitung, Bitung Jaya, Cikupa, Kabupaten Tangerang, Minggu (7/6), yang mengakibatkan tokoh Pramuka Herman Sulistyo (71) meninggal dunia.

"Untuk kejadian laka lantas tersebut sudah dalam proses penanganan Unit Gakkum Satlantas Polresta Tangerang," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Tangerang Ajun Komisaris Polisi Fery Oktaviari Pratama di Tangerang, Senin (8/6).

Ket. Foto: Jenazah tokoh Pramuka Tangerang, Herman Sulistyo (71) yang menjadi korban tabrak lari. — Sumber: antara foto

Ia mengatakan tim penyidik Penegakan Hukum Lalu Lintas saat ini sedang mendalami perkara tersebut. Serangkaian olah tempat kejadian perkara (TKP) telah dilakukan untuk mencari bukti dan petunjuk atas kejadian kecelakaan tersebut.

Selain itu, pihaknya juga melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan alat bukti closed circuit television (CCTV) atau kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian untuk mempermudah pencarian terduga pelaku tabrak lari.

"Saat ini dalam proses penyelidikan. Kita masih telusuri dari CCTV yang ada di seputaran lokasi dan juga dari saksi-saksi," ujarnya.

Ia menjelaskan peristiwa tabrak lari ini terjadi pada Minggu (7/6) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Unit kendaraan truk yang tidak dikenal diduga menabrak pengendara sepeda hingga mengalami luka serius dan meninggal dunia di TKP.

"Kendaraan truk melaju dari arah Bitung menuju Cikupa dan sesampainya di TKP, terlibat kecelakaan lalu lintas dengan pengendara sepeda bernama Herman. Akibat dari peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut, korban meninggal dunia," terangnya.

Korban sudah dievakuasi ke RSUD Balaraja untuk di lakukan pemeriksaan atau visum sebagai langkah penyelidikan lanjutan.

"Kita juga koordinasi dengan Jasa Raharja untuk percepatan klaim/santunan," ujarnya.

Herman Sulistyo, korban dugaan tabrak lari, merupakan tokoh Pramuka di Tangerang Raya hingga Banten dan dikenal luas karena dedikasinya dalam memegang teguh nilai-nilai kepramukaan sejati di kehidupan sehari-hari.

Ia selalu konsisten memakai seragam lengkap Pramuka di berbagai kesempatan, baik saat menghadiri acara resmi maupun kesehariannya. Dalam berkegiatan, ia selalu bersepeda untuk menghadiri kegiatan kepramukaan.

Sebelum dimakamkan, jenazah Kak Herman dishalatkan di Masjid Raya Al-A’zhom Kota Tangerang, Minggu (7/6) siang, yang turut dihadiri sejumlah pejabat daerah hingga anggota Pramuka se-Banten.

Jenazah Kak Herman dimakamkan di TPU Rawa Kucing, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, dengan prosesi secara kepramukaan.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

Gerak Cepat Atasi Karhutla! Operasi Modifikasi Cuaca Berlanjut, BMKG Kini Bergerak ke Berau

Nasib 193 Pedagang Ikan Kramat Jati Terungkap, Bakal Dipindah ke Lokbin

Bukan Sekadar Kebakaran! Presiden Minta Usut Dugaan Koneksi Pembakar Lahan dan Korporasi

613 PKL Kramat Jati Bakal Dipindahkan, Ini 4 Lokasi yang Disiapkan Pasar Jaya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.