Polemik Harga Sepatu Sekolah Rakyat, Mensos Saifullah Yusuf Jamin Transparansi Soal Anggaran

Selasa, 05 Mei 2026, 18:05 WIB

JAKARTA - Menteri Sosial Saifullah Yusuf angkat bicara terkait polemik pengadaan sepatu bagi siswa Sekolah Rakyat (SR) yang ramai diperbincangkan di media sosial. Ia memastikan seluruh proses pengadaan melalui APBN tahun anggaran 2025 dan 2026 dilakukan secara transparan, profesional, serta sesuai aturan yang berlaku.

Saifullah menegaskan proses pengadaan tidak dilakukan secara sembarangan karena telah melewati prosedur resmi pemerintah. Penanggung jawab pengadaan berada di tangan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) maupun Kelompok Kerja (Pokja) yang menjalankan proses lelang sesuai ketentuan.

Ket. Foto: Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan Wamen Agus Jabo memberikan keterangan pers di Jakarta, Selasa (6/4/2026), untuk mengklarifikasi isu viral terkait pengadaan sepatu siswa Sekolah Rakyat. — Sumber: ANTARA

"Tentu melalui prosedur yang telah ditetapkan. Mekanisme pengadaan. Penanggung jawabnya adalah PPK atau Pokja. Proses dilalui dan pemenangnya tentu yang paling murah dan memenuhi standar yang telah ditetapkan," kata Saifullah dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa.

Ia menjelaskan, penetapan harga sepatu sebelumnya juga telah melalui survei pasar dan proses konsultasi sebelum akhirnya ditentukan sebagai pagu anggaran. Menurut dia, pemenang tender merupakan pihak yang menawarkan harga paling kompetitif dengan tetap memenuhi spesifikasi teknis yang telah ditetapkan pemerintah.

Penjelasan itu disampaikan untuk merespons informasi yang beredar di media sosial terkait foto pembagian sepatu bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Foto tersebut disebut-sebut sebagai bagian dari pengadaan Kemensos, padahal faktanya berbeda.

"Itu pemberian khusus dari Gubernur Jawa Timur untuk siswa Sekolah Rakyat saat acara di Jawa Timur, bukan pengadaan dari Kemensos. Sepatunya dari Ibu Khofifah, itu sumbangan. Jadi jangan salah paham karena gambarnya keliru," ujarnya.

Mensos memaparkan setiap siswa Sekolah Rakyat nantinya akan menerima empat pasang sepatu untuk menunjang aktivitas sekolah. Paket tersebut terdiri dari sepatu harian atau sneakers, sepatu olahraga, sepatu Pakaian Dinas Harian (PDH), serta sepatu Pakaian Dinas Lapangan (PDL).

Seluruh produk yang digunakan juga berasal dari dalam negeri sebagai bentuk dukungan terhadap program Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Pemerintah, kata dia, ingin memastikan program pendidikan tersebut juga memberikan dampak ekonomi bagi industri lokal.

Berdasarkan data realisasi pengadaan, harga sepatu PDL siswa memiliki pagu anggaran sebesar Rp700 ribu dengan nilai realisasi lelang Rp640 ribu. Sementara sepatu harian untuk siswa jenjang SMP dan SMA terealisasi Rp300 ribu dari pagu Rp500 ribu, sedangkan untuk jenjang SD sebesar Rp250 ribu.

"Setiap siswa dapat empat pasang sepatu. Semuanya sudah include dengan kaos kakinya. Kami terbuka untuk diaudit dan dicek apakah sudah memenuhi standar atau belum. Ini adalah bentuk afirmasi kita terhadap produk dalam negeri," tandasnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi klarifikasi pemerintah di tengah sorotan publik terhadap penggunaan anggaran program Sekolah Rakyat. Kemensos menegaskan seluruh proses pengadaan tetap terbuka untuk diawasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

Berita Terbaru

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

Gerak Cepat Atasi Karhutla! Operasi Modifikasi Cuaca Berlanjut, BMKG Kini Bergerak ke Berau

Nasib 193 Pedagang Ikan Kramat Jati Terungkap, Bakal Dipindah ke Lokbin

Bukan Sekadar Kebakaran! Presiden Minta Usut Dugaan Koneksi Pembakar Lahan dan Korporasi

613 PKL Kramat Jati Bakal Dipindahkan, Ini 4 Lokasi yang Disiapkan Pasar Jaya

Coco Gauff Juara Cincinnati Open 2026! Tampil Perkasa dan Ukir Prestasi Gemilang

Pedagang Ikan Pasar Kramat Jati Bakal Direlokasi, Ini Persiapannya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.