Dukung Transisi Energi, Proyek PLTS 100 GW Tahap I akan Diresmikan Presiden di Bali
Selasa, 04 Agu 2026, 09:49 WIBJAKARTA -Â Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan meresmikan tahap pertama program pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) 100 GW di Bali.Â
âSaya lagi usahakan meminta jadwal Bapak Presiden untuk peresmian tahap pertama terhadap PLTS 100 GW. Mungkin kita akan buat di Bali,â ujar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (3/8).
Bahlil juga memastikan bahwa PLTS 100 GW tersebut sudah masuk ke revisi Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025â2034 PLN.
âKami buat masterplan dengan perencanaan,â ucapnya.
Pemerintah menyiapkan tahap awal pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 17 GW sebagai bagian dari proyek besar PLTS 100 GW yang tengah didorong dalam mendukung transisi energi nasional.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) sudah menyiapkan 24 ribu hektare lahan di Pulau Jawa untuk mendukung program Pembangkit Tenaga Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 GW.
Wakil Menteri ESDM Yuliot menyampaikan untuk infrastruktur seperti transmisi dan ketersediaan gardu induk milik PLN, Pemerintah akan menghubungkannya dengan pembangkit yang berlokasi di lahan seluas 24 ribu hektare tersebut.
Yuliot menyampaikan pada tahap awal, Kementerian ESDM melakukan percepatan untuk 17 GW terlebih dahulu.
Pengembangan PLTS 100 GW disebut berpotensi menekan impor energi dengan nilai substitusi mencapai 14,4 miliar dolar AS hingga 28,9 miliar dolar AS, serta berkontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) hingga 26,6 miliar dolar AS.
- Program PLTS 100 GW
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.