Perkuat Pengelolaan Sampah Laut, Kemenhub Dorong Implementasi Port Waste Management Plan

Selasa, 05 Mei 2026, 20:15 WIB

JAKARTA – Pencemaran sampah laut dari aktivitas pelayaran menjadi tantangan dalam menjaga kelestarian lingkungan maritim. Dalam konteks ini, peran pelabuhan menjadi krusial melalui penerapan Port Waste Management Plan (PWMP), yaitu sistem pengelolaan limbah kapal yang memastikan proses penerimaan, penanganan, dan pembuangan limbah sesuai dengan standar internasional.

Dalam rangka memperkuat implementasi tersebut, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menyelenggarakan National Workshop on the Development of a Port Waste Management Plan (PWMP) and Techno-Economic Feasibility Assessment for Port Reception Facilities (PRF) pada 4–6 Mei 2026 di Jakarta.

Ket. Foto: — Sumber: Dok. Istimewa

Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Samsuddin, dalam sambutannya menegaskan bahwa pencemaran sampah laut, menjadi salah satu tantangan utama sektor maritim saat ini.

“Sebagai negara kepulauan dengan aktivitas pelayaran yang tinggi, Indonesia memiliki tanggung jawab untuk memastikan pengelolaan limbah dari kapal dilakukan secara aman, efektif, dan sesuai standar internasional,” ujar Samsuddin.

Ia menambahkan bahwa penyediaan dan optimalisasi Port Reception Facilities (PRF) di pelabuhan, serta penyusunan PWMP, menjadi instrumen strategis dalam memastikan pengelolaan limbah kapal berjalan optimal.

“Melalui PWMP yang terencana dan terimplementasi dengan baik, kita dapat menjamin bahwa kapal memiliki akses terhadap fasilitas pembuangan limbah yang memadai, sehingga tidak ada alasan untuk membuang sampah ke laut,” jelasnya.

Sejalan dengan upaya tersebut, workshop ini menghadirkan berbagai sesi pembelajaran dan diskusi, antara lain pemaparan terkait OceanLitter Programme, identifikasi elemen-elemen penting dalam penyusunan PWMP, hingga pembahasan aspek teknis dan implementatif di lapangan.     

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari Kementerian Perhubungan, Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, PT Pelindo, Indonesian National Shipowners’ Association (INSA), dan Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia (ABUPI).

Melalui kegiatan ini, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menegaskan komitmennya untuk mendorong implementasi pengelolaan limbah kapal yang efektif guna mendukung sistem transportasi laut yang aman, efisien, dan ramah lingkungan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat kapasitas dalam penyusunan dan implementasi PWMP secara efektif, sebagai bagian dari upaya pengurangan pencemaran laut untuk mewujudkan ekosistem maritim yang bersih dan berkelanjutan,” tutup Samsuddin.

  • Sampah Laut

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Mohammad Zaki Alatas

Berita Terbaru

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.