Antonelli Pimpin Klasemen F 1 dan Siap Hadapi Tantangan Berikutnya
Selasa, 05 Mei 2026, 00:10 WIBMIAMI â Torehan sensasional remaja Italia Kimi Antonelli kembali mengguncang Formula 1. Usai menjuarai Miami Grand Prix, Senin (4/5) dini hari WIB, pembalap berusia 19 tahun itu memilih meredam euforia. Dengan senyum tenang, dia berterima kasih kepada tim dan keluarga, sebelum menegaskan satu hal: kembali bekerja keras.
Antonelli menjadi pembalap pertama yang memenangi tiga balapan perdananya secara beruntun dari posisi pole, sebuah pencapaian yang belum pernah terjadi. Prestasi itu semakin menegaskan statusnya sebagai pemimpin klasemen termuda dalam sejarah F1, sekaligus membangkitkan harapan besar publik Italia.
âIni baru permulaan,â ujarnya singkat, seolah menepis gelombang ekspektasi yang kini mengiringi setiap langkahnya. âPerjalanan masih panjang. Kami bekerja sangat keras, dan tim melakukan pekerjaan luar biasa. Tanpa mereka, saya tidak akan berada di sini.â
Kemenangan di Miami tak lepas dari strategi pit stop cerdas. Antonelli memanfaatkan undercut untuk menyalip juara dunia Lando Norris di pertengahan lomba. Setelah itu, dia menunjukkan ketenangan dan determinasi tinggi untuk menahan tekanan pembalap McLaren tersebut hingga garis finis.
âSaya akan menikmati momen ini sebentar, lalu langsung kembali bekerja karena Kanada sudah menunggu dalam dua pekan,â tambahnya.
Dengan keunggulan 20 poin atas rekan setimnya, George Russell, Antonelli kini melangkah ke Montreal sebagai unggulan baru. Padahal, Russell sempat difavoritkan di awal musim. Namun performa konsisten Antonelli membuat banyak pihak, termasuk rivalnya, tak ragu melayangkan pujian.
Kepala tim Toto Wolff bahkan mengingatkan agar euforia tidak berlebihan. âSaya harap Italia tidak menjadi terlalu gila sekarang. Dukungan besar memang penting, tetapi kami harus tetap membumi,â katanya.
Sementara itu, Norris yang sempat âmengupingâ wawancara Antonelli selepas lomba, memberikan ucapan selamat dengan nada bercampur kagum dan frustrasi. âDia melakukan pekerjaan luar biasa. Dia membuktikan banyak orang salah, dan dia juga orang yang menyenangkan. Itu yang membuatnya makin menyebalkan karena saya ingin mengalahkannya,â ujar Norris sambil tersenyum.
Antonelli sendiri mengakui bahwa momen pit stop menjadi kunci kemenangan. âKami masuk di waktu yang tepat. Saat keluar, saya tidak terjebak lalu lintas dan langsung menekan,â katanya. Dia juga merasa semakin percaya diri di balik kemudi, meski mengakui sempat mengalami tekanan akibat masalah teknis kecil.
Di sisi lain, Russell yang finis keempat di belakang Oscar Piastri mengakui akhir pekan yang sulit. Meski demikian, dia tak ragu memuji rekan mudanya. âDia punya talenta dan kecepatan luar biasa. Tapi ini baru empat balapan, perjalanan masih panjang.â
- Formula 1
- Formula 1, Mercedes
- Andrea Kimi Antonelli
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Bukan Cuma SATRIA-1, BAKTI Gencarkan Ribuan BTS 4G untuk Wilayah 3T
-
Bupati Magelang Resmikan Wayang Relief di Borobudur, Inovasi Budaya Angkat Warisan Candi Jadi Karya Modern
-
Ferrari Siap Akhiri Laju Kemenangan Antonelli di GP Monako
-
Langkah Serena Williams Terhenti di Turnamen Queen’s, Mundur karena Cedera Pasangan Ganda
-
Alibaba.com Perkuat Ekspor UKM Lewat Agen AI dan Kompetisi Inovasi 2 Miliar Rupiah
-
Russia Mungkin Akan Menyerang Negara-Negara NATO 'Dalam Waktu Relatif Singkat'
-
BPBD Temanggung Imbau Pendaki Tidak Membuat api Unggun saat Kemarau
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.