Google Cloud dan Vidio Hadirkan Teknologi AI Bantu Produksi Konten Kreator Profesional
Senin, 04 Mei 2026, 08:11 WIBJAKARTA - Google Cloud berkolaborasi dengan perusahaan media hiburan menghadirkan teknologi generatif AI untuk membantu produksi konten dalam mengurangi pekerjaan teknis yang berulang, sehingga dapat lebih fokus pada kreativitas dan kualitas cerita.
"Sejak dulu, manusia adalah pencerita, dan teknologi memberi cara baru untuk membagikan pandangan dan pengalaman dengan dampak yang lebih besar,â ujar Managing Director Southeast Asia, Google Cloud Mark Micallef dalam keterangan pers yang diterima, Minggu.
Inisiatif ini berpusat pada VidioGen, platform AI untuk produksi konten yang dikembangkan oleh tim teknologi Vidio dari Emtek Group, menggunakan Gemini Enterprise Agent Platform milik Google Cloud, serta model Veo, Imagen, dan Gemini.
VidioGen menyediakan berbagai alat bantu AI bagi produser dan tim produksi. Rangkaian tools ini membantu memangkas waktu serta biaya pengembangan produksi sekaligus memungkinkan tim kreatif mengembangkan berbagai konsep artistik dengan lebih cepat dan menyesuaikan cerita untuk berbagai segmen penonton.
Alat ini memungkinkan seniman dan sinematografer memperluas bingkai gambar di luar batas aslinya, misalnya mengubah close-up menjadi tampilan panorama.
Veo dan Imagen digunakan untuk menciptakan elemen visual yang tetap selaras, termasuk bagian latar depan dan tengah, yang sebelumnya sulit diwujudkan karena keterbatasan fisik maupun anggaran.
Teknologi AI ini juga memungkinkan tim visual effect melakukan perubahan detail secara cepat pada tekstur, properti, maupun pencahayaan di dalam bingkai yang sudah ada, sehingga mengurangi kebutuhan menggambar ulang atau pengambilan gambar ulang.
Gemini 3 Pro Image dapat digunakan, misalnya, untuk menyesuaikan kostum karakter sesuai kebutuhan cerita.
Kemampuan long-context AI Google juga dimanfaatkan untuk mencegah visual drift atau perubahan tampilan yang tidak konsisten antar-adegan, sehingga hasil yang dibantu AI tetap tetap selaras dengan alur cerita dan gaya visual yang dirancang manusia.
"Kami percaya masa depan industri konten akan dibangun melalui kolaborasi antara kreator dan AI yang membuka banyak kemungkinan baru, dengan New Keluarga Somat sebagai contoh awal. Bersama Google Cloud, kami akan terus mengembangkan VidioGen dan inisiatif âStudio of the Futureâ, dan tetap menempatkan kreativitas manusia serta keaslian budaya sebagai inti dari cerita Indonesia,â ujar Managing Director Emtek Group Sutanto Hartono.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara, Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Rupiah Kembali Melemah, Dipicu Anjloknya Harga Minyak Mentah Brent
-
Kalbar Siapkan Temajuk Jadi Gerbang Wisata Perbatasan yang Mendunia
-
Warga Lembang Gelar Hajat Lembur Festival Perang Tomat 2026
-
East Ventures: Transformasi Digital Indonesia Harus Berujung pada Nilai Ekonomi Nyata
-
Ratusan Aparat dan Pengusaha Belajar Kelola Keuangan Tanpa Ketergantungan Utang
-
Tak Lolos SPMB Negeri? Pemprov Jabar Siapkan Sekolah Swasta Gratis untuk Warga Kurang Mampu.
-
PT Jasamarga Hijaukan Trans Jawa melalui Penanaman 1.000 Pohon
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.