Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KEK Kura Kura Bali Gelar Island Bazaar, Kenalkan Kawasan ke Masyarakat

📅 Minggu, 03 Mei 2026, 13:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
KEK Kura Kura Bali Gelar Island Bazaar, Kenalkan Kawasan ke Masyarakat Doc: ANTARA
Ket. KEK Kura Kura Bali ajak masyarakat kenali kawasan lewat pameran budaya dan UMKM dalam Island Bazaar Bali Revival, Denpasar, Sabtu 2/5/2026.

DENPASAR - Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali mengenalkan kawasan ke masyarakat Bali lewat penyelenggaraan Island Bazaar, sebuah pameran budaya dan UMKM lokal.

“KEK Kura Kura Bali mengundang warga Bali untuk bergabung dalam perayaan seni, kerajinan, kuliner, dan budaya dalam suasana yang hangat dan inspiratif,” ucap Kepala Departemen Komunikasi KEK Kura Kura Bali Zefri Alfaruqy di Denpasar, Sabtu (2/5).

Zefri mengatakan, sebagai kawasan ekonomi kreatif yang sedang dikembangkan di Pulau Serangan, mereka ingin mewadahi UMKM dan seniman, sekaligus mengajak pengunjung merayakan kekayaan budaya dengan ragam aktivitas yang mereka kemas dengan lebih interaktif dan inklusif.

Pada pameran budaya kali ini, KEK Kura Kura Bali menggandeng 30 UMKM kuliner, 30 ritel, dan 10 stan khusus lokakarya.

Mereka menargetkan 3.000 pengunjung baik masyarakat lokal Bali maupun wisatawan hadir pada 2–3 Mei 2026 pukul 16.00-21.00 Wita, sehingga selain mengenalkan kawasan yang masuk Proyek Strategis Nasional (PSN) para pengunjung juga bisa mendukung UMKM lewat berbelanja.

Salah satu aktivitas yang digelar adalah sesi foto busana adat, dimana masyarakat yang hadir dapat mengabadikan momen menggunakan busana adat Bali berlatar KEK Kura Kura Bali.

Zefri menyampaikan, selama Island Bazaar mereka juga menyediakan stan kostum Bali dari berbagai kabupaten yang juga bisa dimanfaatkan pengunjung.

Bagi pengunjung yang tampil terbaik dan ikonik akan mendapatkan pengalaman menyusuri kanal Riviera yang romantis dengan perahu tradisional.

Untuk menunjukkan komitmen KEK merawat budaya Bali tidak hanya menjadi ruang ekonomi, mereka turut membuka lokakarya dan pertunjukan Tari Kecak dengan menghadirkan komunitas seni.

“Jadi pengunjung yang mau belajar Tari Kecak juga bisa, disini kultur Bali akan lebih kuat, kami juga bekerja sama dengan Bali Bajra, mereka lah nantinya yang akan mengajarkan para pengunjung tujuannya kami ingin inklusif semua orang bisa datang,” ujar Zefri.

Selain itu didatangkan juga kreator lokal lainnya untuk lokakarya kreatif dan interaktif bersama maestro Kevala Ceramics, Museum Pasifika, dan Sharon Florist.

Melihat antusias masyarakat pada pembukaan hari pertama, pengelola KEK Kura Kura Bali berencana melanjutkan pameran budaya dan UMKM ini pada pertengahan tahun 2026.

Zefri mengatakan, pada saat yang sama, KEK akan meluncurkan mal atau pusat perbelanjaan bernama Sira Village Premium Outlet Bali.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.