Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kawasan Rob Seluas 300 Hektare Disulap Jadi Objek Wisata Perikanan di Batang, Jateng

📅 Minggu, 03 Mei 2026, 08:57 WIB | Oleh:
Kawasan Rob Seluas 300 Hektare Disulap Jadi Objek Wisata Perikanan di Batang, Jateng Doc: ANTARA
Ket. PMI Batang bersama BPBD dan relawan melakukan tanam mangrove di lahan terdampak tob di Batang, belum lama ini.

BATANG - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Batang, Jawa Tengah, bersama lintas sektor berupaya mewujudkan kawasan rob seluas 300 hektare yang berada di Desa Denasri Kulon menjadi objek wisata perikanan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ketua PMI Kabupaten Batang Ahmad Taufik di Batang, Sabtu (2/5), mengatakan bahwa salah satu upaya untuk meminimalisasi dampak rob adalah dengan menanam bibit mangrove dan menebar benih ikan.

"Kami melakukan penanaman mangrove untuk meminimalisasi dampak rob supaya tidak makin meluas. Lahan tersebut kini tidak produktif lagi sehingga kami upayakan untuk dioptimalkan menjadi kawasan wisata perikanan dengan menebar seribu bibit ikan," katanya.

Taufik mengatakan penanaman seribu mangrove dan penebaran benih ikan ini menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), relawan, hingga pelajar.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Batang Wawan Nurdiansyah mengatakan penanaman mangrove ini merupakan langkah nyata sebagai upaya meminimalisasi rob di Denasri Kulon.

Meski BPBD selalu berupaya meminimalisasi risiko di wilayah rawan, kata dia, namun jika tidak terhindarkan, masyarakat harus mampu berdampingan dengan kerawanan tersebut.

"Ini artinya, masyarakat tetap hidup berdampingan di wilayah terdampak namun memanfaatkannya untuk kepentingan ekonomis," katanya.

Sementara itu, pelajar SMA Negeri 2 Batang Najla mengaku dengan menanam mangrove merupakan pengalaman pertama bagi dirinya bersama rekan lainnya.

"Ini pengalaman pertama buat kami, bisa terjun langsung menanam banyak bibit mangrove, semoga bisa mencegah rob, supaya rumah warga tidak terdampak," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Megapolitan
BPBD: Tangerang Berpotensi ...
Megapolitan
Pemkot Jakut Edukasi Pelaja...
Advertisement
Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.