Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Riau Bangun Konektivitas Wisata Sejarah Candi Muara Takus

📅 Senin, 19 Okt 2026, 15:40 WIB | Oleh:
Pemprov Riau Bangun Konektivitas Wisata Sejarah Candi Muara Takus Doc: ANTARA/HO-Pemprov Riau
Ket. Ilustrasi Candi Muara Takus yang merupakan salah satu situs sejarah terletak di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.

Pekanbaru,, 19/10 (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Riau membangun konektivitas terintegrasi wisata sejarah Candi Muara Takus di Kabupaten Kampar terhubung dengan destinasi sejarah lainnya di Rokan Hulu sebagai suatu paket yang bisa dinikmati wisatawan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau Syahrial Abdi mengatakan pihaknya telah membuka dan menembus akses jalan yang menghubungkan kawasan Muara Takus dengan wilayah Rokan Hulu. Ada dua destinasi wisata sejarah yang bisa dikunjungi di Rokan Hulu.

"Pemerintah Provinsi Riau juga telah membuka dan menembuskan jalan dari Muara Takus menuju Kabupaten Rokan Hulu. Jalur ini memiliki prospek wisata yang kuat karena Rokan Hulu juga menyimpan sejumlah peninggalan sejarah dan budaya," katanya di Pekanbaru, Senin

Satu di antaranya Istana Raja Rokan IV Koto yang berada di kawasan yang memiliki keterkaitan dengan perjalanan sejarah masyarakat Melayu Riau. Tidak jauh dari sana juga terdapat situs sejarah Benteng Tujuh Lapis Tuanku Tambusai.

Menurutnya, konektivitas infrastruktur dan keberadaan sejumlah situs sejarah di wilayah sekitar menjadi modal untuk membangun paket wisata yang saling terhubung.

Selain itu lanjutnya akses menuju Candi Muara Takus dari Kota Pekanbaru kini juga semakin mudah. Hal itu dengan tersedianya jaringan jalan tol yang memangkas waktu tempuh dari Pekanbaru.

"Apalagi saat ini, akses menuju Candi Muara Takus dari Pekanbaru sudah sangat dekat dan cepat melalui jalan tol," jelasnya.

Syahrial Abdi menilai, konsep tersebut dapat dikembangkan menjadi paket wisata sejarah yang menawarkan pengalaman perjalanan dalam satu hari. Candi Muara Takus dapat menjadi titik awal, kemudian wisatawan bergerak menuju Rokan Hulu untuk mengunjungi peninggalan sejarah lainnya.

"Kita bisa menciptakan satu paket wisata sejarah yang luar biasa, yaitu jalur 'One Day Trip'. Dimulai dari Candi Muara Takus, dilanjutkan ke Istana Raja Rokan IV Koto, dan berakhir di Benteng Tujuh Lapis Tuanku Tambusai," tukasnya

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Ekonomi
IHSG Anjlok 4,31 Persen Usa...

Pemkot Bandung Resmikan RTH Pasirwangi

30 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Pemkot Bandung Resmikan RTH...
Megapolitan
BPBD: Tangerang Berpotensi ...
Advertisement
Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.