- Home
-
- Luar Negeri
-
- AS akan Menarik 5.000 Tent...
AS akan Menarik 5.000 Tentaranya dari Jerman
Sabtu, 02 Mei 2026, 14:31 WIBAS menarik 5.000 tentara dari Jerman, demikian diumumkan Pentagon pada hari Jumat (1/5). Presiden Donald Trump juga mengancam Italia dan Spanyol karena tidak membantu membuka kembali Selat Hormuz.
Menurut laporan Guardian, langkah untuk mengurangi jumlah personel yang ditempatkan di Jerman tersebut diambil setelah kanselir negara itu, Friedrich Merz, mengatakan bahwa AS sedang "dipermalukan" oleh Iran.
Seorang pejabat senior Pentagon, yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan retorika Jerman baru-baru ini "tidak pantas dan tidak membantu".
âPresiden sudah tepat menanggapi pernyataan-pernyataan yang kontraproduktif ini,â kata pejabat tersebut.
Pentagon mengatakan penarikan pasukan diperkirakan akan selesai dalam enam hingga 12 bulan ke depan.
Satu tim tempur brigade yang saat ini berada di Jerman akan ditarik, dan satu batalion penembak jarak jauh yang rencananya akan mulai dikerahkan ke Jerman oleh pemerintahan Biden akhir tahun ini tidak akan lagi dikerahkan, kata pejabat itu.
Jerman adalah lokasi pangkalan militer AS terbesar di Eropa, dengan sekitar 35.000 personel militer aktif, dan berfungsi sebagai pusat pelatihan utama.
Penarikan pasukan dari Jerman terjadi di tengah semakin lebarnya jurang pemisah antara AS dan sekutu NATO terkait perang di Iran.
Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sánchez, telah menyuarakan penentangannya terhadap perang AS-Israel di Iran sejak awal. Sementara Roma telah melakukan tindakan penyeimbangan hingga akhir Maret ketika menolak penggunaan pangkalan udara di Sisilia oleh pesawat-pesawat AS yang membawa senjata untuk perang tersebut.
Ketika ditanya pada Kamis malam apakah ia akan mempertimbangkan untuk menarik pasukan AS dari Italia dan Spanyol, Trump mengatakan kepada wartawan: âMungkin⦠begini, mengapa tidak? Italia sama sekali tidak membantu kita dan Spanyol sangat buruk, benar-benar buruk.â
Menteri Pertahanan Italia, Guido Crosetto, mengatakan ia tidak memahami motif Trump atas ancaman penarikan pasukan AS dari Italia dan menolak tuduhan bahwa Roma tidak membantu AS, terutama terkait keamanan maritim.
Crosetto menyinggung tuduhan Trump bahwa kapal-kapal yang terkait dengan Eropa telah melintasi Selat Hormuz.
âSeperti yang sudah jelas bagi semua orang, ini tidak pernah terjadi,â kata Crosetto kepada Ansa, media terkemuka Italia. âKami juga telah menyatakan kesediaan kami untuk menjalankan misi melindungi pelayaran. Hal ini sangat dihargai oleh militer Amerika.â
Sekitar 13.000 personel militer AS ditempatkan di tujuh pangkalan angkatan laut di Italia.
Para pejabat militer Jerman dilaporkan bersikap tenang mengenai ancaman Trump pada Jumat pagi, dan mengatakan bahwa kerja sama tetap erat.
âMereka mengatakan 'kita sudah pernah melihat film ini sebelumnya. Ini akan menjadi banyak gertakan dan pada akhirnya, tidak akan ada yang berubah,'â kata seorang mantan pejabat senior militer AS kepada Reuters.
Pangkalan udara angkatan laut AS di Sigonella, Sisilia, telah menjadi sorotan sejak awal konflik di Iran karena penduduk dan politisi memprotes peningkatan aktivitas di pangkalan tersebut.
Italia menolak mengizinkan pesawat militer AS yang menuju Timur Tengah untuk transit di Sigonella pada akhir Maret karena AS hanya meminta izin untuk mendarat ketika pesawat tersebut sudah dalam perjalanan menuju Sisilia.
Menurut perjanjian yang dibuat pada akhir tahun 1950-an, pangkalan angkatan laut AS dapat digunakan untuk tujuan logistik dan pelatihan, tetapi tidak sebagai pusat transit untuk pesawat yang digunakan untuk mengangkut senjata untuk perang kecuali dalam keadaan darurat.
Hubungan antara Roma dan Washington semakin memburuk setelah perdana menteri sayap kanan Italia, Giorgia Meloni, mengkritik serangan Trump terhadap Paus Leo terkait kecaman Paus terhadap perang di Iran. Trump kemudian menuduh Meloni kurang berani karena tidak ikut serta dalam perang tersebut.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Krisis Air di Depan Mata? Masyarakat Lampung Dorong Irigasi Air Tanah Hadapi El Nino
-
Nasabah Tenang, LPS Siap Bayar Klaim BPR Pembangunan Nagari
-
Gara-gara Masalah Data, Hingga Kini Masih Banyak Petani yang Belum Menerima Pupuk Bersubsidi
-
Alwi Siap Debut di All England
-
Pemprov DKI Bertekad Permudah Akses Pengaduan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak
-
BNN Usul Vape Dilarang di RUU Narkotika dan Psikotropika
-
Target pengurangan sampah laut
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.