Alwi Siap Debut di All England
Kamis, 19 Feb 2026, 06:52 WIBJAKARTA - Langkah baru akan ditempuh Alwi Farhan. Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia itu bersiap menjejak ajang paling bergengsi dalam tradisi bulu tangkis dunia: All England Open 2026. Bagi pemain berusia 20 tahun tersebut, tampil di Birmingham bukan sekadar agenda turnamen, melainkan babak penting dalam perjalanan kariernya.
All England Open merupakan turnamen bulu tangkis tertua di dunia. Jauh sebelum Kejuaraan Dunia dan Olimpiade hadir, gelar juara All England sudah dianggap sebagai puncak prestasi. Hingga kini statusnya tetap prestisius dengan level World Tour Super 1000. Edisi 2026 akan berlangsung di Utilita Arena Birmingham, Inggris, pada tanggal 3-8 Maret.
Bagi Alwi, ini akan menjadi debutnya di turnamen legendaris tersebut. Meski belum pernah merasakan atmosfer All England, dia bukan tanpa bekal. Awal musim 2026 dibuka dengan manis setelah merebut gelar Super 500 pertamanya di Indonesia Masters. Sepekan kemudian, performanya tetap stabil dengan menembus semifinal Thailand Masters sebelum dihentikan Moh Zaki Ubaidillah yang tengah menanjak.
Modal itu membuat pemain asal Surakarta tersebut kian percaya diri. âSaya sudah pernah main di turnamen Super 1000. Rasanya mungkin sama saja. Namun, main di Birmingham adalah mimpi yang sebentar lagi jadi kenyataan,â ujar Alwi.
Tur Eropa kali ini memang menuntut kesiapan ekstra. Selepas All England, Alwi dijadwalkan langsung tampil di Swiss Open 2026 pada tanggal 10-15 Maret. Artinya, dia harus menjalani dua turnamen besar secara beruntun dalam rentang waktu singkat.
Pengalaman tampil beruntun di Indonesia Masters dan Thailand Masters menjadi pelajaran berharga. Dia mulai memahami bagaimana menjaga kondisi fisik, ritme permainan, serta fokus mental di tengah jadwal padat. âSekarang persiapannya cukup panjang. Harus bisa memanfaatkan dan memaksimalkan waktu yang ada,â tuturnya.
Soal target, Juara Dunia Junior 2023 itu memilih realistis. Dia tak ingin terbebani ekspektasi berlebihan. Alwi menyadari tur Eropa akan menguras tenaga, terlebih dengan perjalanan jauh dan adaptasi cuaca.
âPertandingan beruntun itu tidak gampang. Baru pertama merasakan main sampai Minggu, lalu pekan depannya harus mulai lagi dari nol. Tapi ini pelajaran berharga,â ucapnya.
Di sektor tunggal putra, Indonesia hanya mengirim dua wakil ke All England 2026. Selain Alwi, ada Jonatan Christie yang lebih berpengalaman. ben/G-1
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Klasemen Liga Inggris Usai Derby London
-
Festival Sastra Simpang Kata Simpang Kota
-
Ruiz "La Cobra" Hantam Kubicki, Perkuat Rekor dan Rebut Juara Dunia Super Terbang WBC
-
Kontingen SEA Games 2025 Resmi Dilepas Presiden
-
Pemkot Bandung Kebut Perbaikan Infrastruktur Jelang Nataru
-
Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Kamis (27/11), Fluktuatif, Ada yang Naik, Ada yang Turun
-
KemenPPPA: Perekonomian Jadi Faktor Kuat Kekerasan terhadap Kaum Perempuan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.