Dari Indonesia ke Tiongkok, QRIS Bikin Transaksi Lintas Negara Jadi Semudah Jajan

Jumat, 01 Mei 2026, 06:10 WIB

JAKARTA – Penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) antarnegara makin terasa seperti “dompet digital tanpa batas”. Bayangin, lagi di luar negeri tapi tetap bisa bayar pakai scan QR seperti di dalam negeri—praktis dan cepat.

Di balik kemudahan itu, ada upaya integrasi sistem pembayaran lintas negara yang bikin transaksi jadi lebih efisien, tanpa ribet tukar uang tunai atau kena biaya konversi yang besar.

Ket. Foto: Ilustrasi - Masyarakat berbelanja menggunakan QRIS di Kendari, Sulawesi Tenggara. — Sumber: ANTARA/ La Ode Muh Deden Saputra

Meski begitu, pengembangannya tetap butuh koordinasi kuat antarotoritas dan kesiapan infrastruktur di tiap negara.

Jadi, walaupun terlihat simpel di permukaan, QRIS antarnegara sebenarnya hasil dari kolaborasi kompleks yang tujuannya satu: bikin transaksi lintas batas jadi semudah belanja di warung dekat rumah.

Bank Indonesia (BI) memperluas penggunaan QRIS antarnegara ke Tiongkok mulai Kamis (30/4), memungkinkan transaksi inbound dan outbound antara masyarakat Indonesia dan Tiongkok melalui pemindaian kode QR.

Namun, penggunaan QR dari Tiongkok saat ini masih terbatas, antara lain UnionPay QR, Alipay QR, serta unified QR berlogo UnionPay dan Alipay. Adapun QR Tiongkok lainnya, termasuk WeChat Pay QR, masih dalam tahap pengembangan dan penyesuaian teknologi.

“Jadi, setiap kali kita pergi ke Tiongkok atau warga Tiongkok datang ke Indonesia, jangan gunakan uang tunai, cukup gunakan ponsel Anda dan voila, Anda bisa membeli apa saja,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo saat peluncuran di Jakarta, Kamis (30/4).

Pada kesempatan yang sama, Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia Wang Lutong menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan Gubernur BI, serta capaian Indonesia di sektor keuangan dan digital.

Ia menilai bahwa di tengah perubahan global yang cepat, sektor perbankan perlu beradaptasi dengan inovasi, kecerdasan buatan (AI), dan digitalisasi, termasuk melalui penguatan investasi pada teknologi dan sumber daya manusia.

“Kami menantikan peluncuran resmi QRIS (QRIS yang terhubung dengan QR Tiongkok) dan akan terus memperluas partisipasi serta penerimaan, dengan melibatkan lebih banyak bank dan institusi pembayaran. Kami sangat antusias dengan masa depan yang menanti kita semua,” kata Wang.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) Santoso Liem memandang kerja sama ini sebagai peluang besar, mengingat Tiongkok dan Indonesia sama-sama merupakan pemain yang unggul dalam ekonomi digital.

Menurutnya, kolaborasi ini akan mendorong kemudahan transaksi, terutama seiring tingginya mobilitas wisatawan kedua negara, serta berpotensi mempererat hubungan bisnis ke depan melalui transaksi lintas negara.

Santoso mengatakan bahwa integrasi sistem pembayaran dengan Tiongkok masih berlangsung secara bertahap. Meski Tiongkok telah memiliki standar QR nasional, integrasi antarpenyedia layanan masih perlu dilakukan penyesuaian agar dapat terhubung secara internasional.

Ke depan, ujar dia, kerja sama juga mencakup dengan penyedia pembayaran lainnya di Tiongkok, termasuk WeChat Pay. Namun, implementasinya masih dalam tahap eksplorasi karena memerlukan penyesuaian teknologi, terutama dalam interkoneksi sistem dan integrasi platform.

“Jadi mereka harus mengintegrasikan tentu ada sedikit adjustment. Tapi untuk Alipay dan UnionPay sudah bisa digunakan,” kata Santoso.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Pemerintah Lakukan Pemutakhiran Data Bansos untuk Kurangi Salah Sasaran

Sambil Serap Aspirasi, Demokrat Jatim Gelar Lomba Rakyat Serentak di 38 Kabupaten/Kota

Kapolda Lampung: Ratusan Personel Gabungan Berhasil Padamkan Karhutla di Way Kambas

Menekraf Ungkap Ekosistem Ekonomi Kreatif Solusi Tekan Pengangguran di Kota Malang

Mentan: Stok Beras Lebih dari 5 Juta Ton, Ketahanan Pangan Aman

Huawei FreeClip 2 S Segera Hadir di Indonesia, Usung Desain Airy C-Bridge dan Audio Adaptif

Pramono: LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai akan Diresmikan Presiden Prabowo pada 26 Agustus

Di Tengah Misi Padamkan Karhutla, Mobil Damkar Belitung Malah Kecelakaan

Dinas Pariwisata Bali Minta Wisatawan Mancanegara Tak Khawatirkan Isu Virus Zika

Paus Sampaikan Solidaritas untuk Korban Gempa NTT

Karya Anak Magelang Bikin Terpukau, 30 Pelukis Cilik Ramaikan “Ruang Khayal Anak #1”

Ikea Indonesia Hadirkan Grejsimojs, Dorong Keluarga Ciptakan Lebih Banyak Momen Bermain di Rumah

Tim Gabungan Tambah Kekuatan Personel untuk Padamkan Karhutla di Pelalawan Riau

Kesempatan Emas untuk UMKM! Pemkab Bandung Beri Pinjaman Rp10 Juta Tanpa Bunga

Erajaya Digital Hadirkan CMF Clip Pro di Indonesia, Usung Desain Open-Ear dan Audio Hi-Res

Guangdong Melirik Industri Motor Listrik Indonesia, Ada Potensi Besar!

Menkes Dorong Dokter Indonesia Perkuat Kolaborasi Internasional

BI: Transaksi QRIS Bebas Biaya Mulai 1 Oktober 2026

Mercedes-Benz Perbarui C-Class, Hadirkan Desain Lebih Tegas dan Teknologi AI

Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, dan BP Alami Penyesuaian

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.