PDC Perkuat Rantai Pasok SDM Migas Nasional, Kelola 7.000 Tenaga Alih Daya di 48 Kontrak

Kamis, 30 Apr 2026, 07:39 WIB

JAKARTA — Kebutuhan tenaga kerja di sektor minyak dan gas (migas) nasional terus meningkat. Untuk menutup gap tersebut, skema tenaga kerja alih daya atau manpower outsourcing menjadi solusi strategis yang menopang operasional hulu hingga hilir migas.

Di industri ini, PT Patra Drilling Contractor (PDC) tercatat sebagai salah satu penyedia Outsourcing Management terpercaya berkat kontribusi yang konsisten.

Ket. Foto: Per Maret 2026, PT Patra Drilling Contractor (PDC) mengerjakan 48 kontrak dari berbagai perusahaan dengan total tenaga kerja alih daya hampir 7.000 orang — Sumber: istimewa

Manager Outsourcing Management PDC Rahmat Wijaya menyebut, layanan PDC terbukti menaikkan efisiensi operasional klien. “Sistem ini mampu memangkas biaya rekrutmen dan pelatihan, sekaligus membuka akses ke talenta global yang terspesialisasi,” kata Rahmat.

PDC mengelola jaringan tenaga kerja mulai dari non-skill hingga spesialis. Cakupannya meliputi tenaga operasional, administratif, teknis, sampai support services.

Layanan End-to-End  

Rahmat menegaskan, Outsourcing Management PDC bersifat end-to-end dan mencakup seluruh siklus pengelolaan SDM. Tahapannya mulai perencanaan kebutuhan, rekrutmen dan pelatihan, penempatan, penggajian dan administrasi, hingga monitoring-evaluasi kinerja.

Termasuk memastikan kepatuhan pekerja terhadap standar operasional dan aspek K3L atau HSSE.

Keunggulan PDC, kata Rahmat, ada pada pengalaman panjang di industri energi, standar HSSE tinggi yang terintegrasi, pemahaman mendalam atas sistem dan budaya kerja Pertamina, serta kemampuan layanan end-to-end.

“Selain itu, kredibilitas PDC sebagai bagian dari grup Pertamina menjamin keandalan dan keberlanjutan layanan,” tambahnya.

Dukung Operasi Migas Sejak 2014  

Unit bisnis ini dijalankan PDC sejak 2014. Lingkup layanannya mencakup operation support manpower, fuel handling support, terminal operation support, HSSE support, logistics support, dan maintenance support.

Area kerja PDC tersebar di rig pengeboran, kantor area dan pusat, terminal BBM, depot, kilang, hingga field terminal.

Wilayah operasi Outsourcing Management PDC saat ini meliputi DKI Jakarta; Sumatera I: Palembang, Jambi, NAD Aceh; Sumatera II: Duri, Pekanbaru, Dumai; Jawa: Indramayu, Cirebon, Bojonegoro; Kalimantan: Balikpapan, Samarinda, Bunyu, Tarakan, Lawe-Lawe; serta Sorong, Papua.

Per Maret 2026, PDC mengerjakan 48 kontrak dari berbagai perusahaan dengan total tenaga kerja alih daya hampir 7.000 orang.

Terapkan Sistem Terintegrasi 

Dalam pengelolaan SDM, PDC menerapkan standar dan sistem manajemen terintegrasi. Mulai dari ISO 9001 untuk mutu, sistem K3, hingga sistem operasional berbasis digital seperti recruitment system, performance management system, dan payroll system.

“Seluruh proses dijalankan berdasarkan SOP dan SLA yang terukur serta diawasi lewat monitoring dan audit berkala untuk memastikan kepatuhan regulasi dan kualitas layanan ke klien,” jelas Rahmat.

Rahmat meyakini PDC menjadi mitra strategis bagi pertumbuhan bisnis pelanggan. “Karena kombinasi kemampuan operasional yang efisien, fokus pada kualitas SDM, dan kemampuan menyesuaikan diri dengan kebutuhan klien,” tutupnya.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.