Wamentrans: 600 Ribu Hektare Sawit Transmigrasi Sumbang Devisa Negara.

Rabu, 29 Apr 2026, 20:37 WIB

Jakarta, 29/4 - Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans) Viva Yoga Mauladi mengungkapkan dari total 3,1 juta hektare (ha) kawasan transmigrasi di seluruh Indonesia, terdapat sekitar 600.000 ha yang telah produktif ditanami sawit dan menjadi kontributor signifikan bagi devisa non-migas negara.

Oleh karena itu menurut Wamentrans di sela-sela peringatan HUT Ke-45 Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) komoditas sawit harus terus dikembangkan karena peran strategisnya yang mencakup berbagai lapisan pemangku kepentingan, mulai dari BUMN hingga petani swadaya.

Ket. Foto: Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) meluncurkan buku berjudul 45 Tahun Gapki untuk Negeri di momentum peringatan HUT ke-45 asosiasi tersebut. — Sumber: Istimewa

"Sawit itu menjadi komoditas utama untuk kontributor devisa non-migas terbesar di Indonesia. Jadi memang harus dikembangkan karena sawit ini kan bukan hanya untuk pengusaha, tapi juga menjadi milik negara (BUMN) dan petani sawit juga banyak," ujarnya.

Selain sebagai pendatang devisa, industri ini diakui menjadi solusi efektif dalam menciptakan lapangan kerja masif di wilayah-wilayah pelosok, yang sekaligus membantu menekan angka pengangguran nasional.

Viva Yoga menyebutkan keberhasilan Program Inti Rakyat Trans (PIR-Trans) sebagai bukti nyata transformasi kesejahteraan, seperti di Kabupaten Bungo, Jambi, warga transmigran kini telah menjadi pemilik penuh atas lahan mereka sendiri setelah melalui periode kemitraan yang produktif dengan sektor swasta.
"Sawit bagi warga trans itu adalah seperti rejeki dari Tuhan. Mereka melakukan kerja sama dengan pihak swasta, bagi hasil dan untung, setelah sekian tahun tanah itu menjadi milik mereka sendiri," ujar dia dalam keterangannya.

Pada kesempatan itu, Wamen menyebut pemerintah menyadari tantangan tumpang tindih lahan masih menjadi hambatan bagi kepastian investasi dan kesejahteraan wargaleh karena itu Kementerian Transmigrasi akan terus mengawal penyelesaian masalah lahan ini secara intensif.
Terkait target sertifikasi, dia mengatakan pada 2025 yang ditetapkan pemerintah 13.751 bidang, sedangkan realisasi telah mencapai lebih dari 14.000 bidang dan akan diselesaikan secara bertahap pada 2026.

Selain jalur yuridis, tambahnya penyelesaian masalah lahan juga diupayakan melalui pendekatan adat agar berlangsung cepat dan harmonis. Ke depan, lanjut Wamen, fokus Kementerian Transmigrasi tidak lagi sekadar memindahkan penduduk, melainkan meningkatkan kualitas hidup di satuan pemukiman. Dengan komoditas unggulan seperti sawit di Sumatera dan Kalimantan, padi di Papua, serta hortikultura di Sulawesi, lanjutnya, kawasan transmigrasi diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mandiri.

Pilar Utama
Sementara itu, Ketua Umum Gapki, Eddy Martono menegaskan bahwa industri kelapa sawit nasional tetap menjadi  salah satu pilar utama perekonomian Indonesia.  “Momentum 45 tahun ini bukan sekadar penanda usia tetapi juga refleksi atas perjalanan panjang yang penuh dinamika, tantangan, dan pembelajaran, sekaligus memperkuat peran Gapki sebagai mitra strategis pemerintah,” kata Eddy.  

Dikatakan, selama lebih dari empat dekade, industri kelapa sawit telah memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional, termasuk menciptakan lapangan kerja an pembangunan daerah. “Industri kelapa sawit terbukti menjadi p[enyelamat  ekonomi Indonesia di berbagai krisis dan hinggakini tetap mampu bertahan serta meberi kontribusi devisa yang besar,” kata Edy.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Yebdi Trismar

Berita Terbaru

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

Korea Utara Tuding Rencana Perluasan Anggaran Pertahanan Jepang Sebagai 'Persiapan Perang'

Brentford Kalahkan Tottenham Hotspur dengan Skor Telak 3-0

Pemprov NTT Percepat Perbaikan Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.