Mau Jadi Barista? Bisa Belajar di Pasar Santa
Rabu, 29 Apr 2026, 05:35 WIBJAKARTA â Tak dapat dipungkiri, saat ini, kopi benar-benar booming. Di setiap sudut kampung pun makin banyak kafe. Nah, untuk membuka kafe harus belajar menjadi penyaji kafe, atau barista.Â
Pembaca dapat belajar barista, salah satunya di kios kopi di Pasar Santa, Jakarta Selatan. Di sini membuka pelatihan barista atau ahli peracik minuman kopi dengan biaya dibanderol mulai 500.000 per orang untuk masyarakat umum.
"Kita kan jadi konsultan juga buat yang belajar kopi itu kalau mau buka kafe segala macam gitu kan dari sini juga. Kalau mau belajar juga cuma 500.000 di sini," kata pemilik kios Dunia Kopi, Suradi, saat ditemui di Pasar Santa Jakarta, Selasa.
Suradi mengatakan pelatihan tersebut terbuka untuk berbagai kalangan, termasuk anak yatim, santri, maupun penyandang disabilitas. Pelatihan dapat diikuti setiap hari dengan metode belajar dan waktu yang fleksibel.
Menurut Suradi, pelatihan tersebut bertujuan mendorong lahirnya pelaku usaha kopi baru, bahkan untuk pemula yang ingin membuka usaha kafe. âKalau mau buka kafe, duit 6 juta aja asal ada meja sudah bisa,â katanya.
Nantinya, kebutuhan awal usaha tersebut sudah mencakup peralatan dasar seperti mesin kopi dan grinder atau penggiling biji kopi.
Kebanyakan peminat yang ingin belajar tentang kopi dan menjadi barista didominasi kalangan anak muda, bahkan dari mancanegara. Hal itu karena kopi memiliki segmentasi khusus.
âAnak muda sih rata-rata yang mau-mau belajar kopi,â ujarnya. Maka itu, dia berharap pengembangan kopi Indonesia terus meningkat, baik di dalam negeri maupun di pasar global.
âPokoknya cita-cita ke depan kopi Indonesia itu harus bersinar di dalam negeri dan di luar negeri,â ucapnya. Dunia Kopi di Pasar Santa merupakan usaha milik Suradi yang didirikan pada tahun 2000. Setiap biji kopinya berasal dari petani lokal yang kini dikenal sampai ke luar negeri.
Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan mengenalkan Pasar Santa sebagai pusat belanja biji kopi dalam upaya mendongkrak perekonomian kawasan.
Adapun kegiatan pemerintah itu meliputi pelatihan tenaga kerja dan bazar UMKM agar warga khususnya Jakarta Selatan lebih mengenal seputar bisnis kopi. Tercatat sebanyak 25 pedagang biji kopi di Pasar Santa yang menjual beragam kopi dari dalam maupun luar negeri.
Berita Terkait:
-
Yaqut Cholil Qoumas Klaim Tidak Mengetahui Kuota Haji yang Diterima PT Maktour
-
TikTok Buka Suara Pasca Dibekukan Sementara Kemkomdigi
-
G2G, India akan Borong 114 Jet Tempur Rafale dari Dassault Prancis
-
Pemprov Jateng Jemput Warganya di Taman Mini untuk Mudik
-
Meksiko Upayakan Dialog dengan AS Demi Selamatkan Krisis Energi Kuba
-
Pemkab Agam Siapkan 12 Hektare Lahan untuk Sekolah Rakyat: Wujudkan Akses Pendidikan Merata
-
Ekspor Kopi Indonesia Tetap Tumbuh Di Tengah Tarif Impor 19 Persen AS
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.