Zverev Gusur Alcaraz, Sinner Makin Kokoh di Puncak
Rabu, 15 Jul 2026, 06:53 WIBLONDON â Perubahan signifikan terjadi dalam daftar peringkat dunia ATP usai berakhirnya Wimbledon 2026. Petenis Jerman Alexander Zverev naik ke peringkat kedua dunia, menggeser Carlos Alcaraz yang harus turun ke posisi ketiga setelah absen di Roland Garros dan Wimbledon akibat cedera pergelangan tangan.
Kenaikan Zverev tidak lepas dari performa impresifnya sepanjang musim Grand Slam. Petenis berusia 29 tahun itu akhirnya memecahkan kebuntuan dengan merebut gelar Grand Slam pertamanya di Prancis Open 2026. Sebulan kemudian, dia melanjutkan tren positif dengan mencapai final Wimbledon untuk pertama kalinya dalam karier sebelum takluk 4-6, 6-7(5), 6-4, 3-6 dari petenis nomor satu dunia, Jannik Sinner.
Meski gagal membawa pulang trofi Wimbledon, Zverev menilai dirinya kini semakin dekat dengan level permainan dua rival utamanya. âSaya merasa sudah mampu memberikan tekanan kepada mereka. Memang saya belum mengalahkan mereka tahun ini, tetapi saya berhasil memaksa mereka bermain hingga batas kemampuan mereka,â ujar Zverev.
Sejak awal 2024, dominasi tenis putra praktis hanya menjadi milik Sinner dan Alcaraz. Keduanya bergantian menguasai panggung Grand Slam dengan mengoleksi 10 dari 11 gelar terakhir, masing-masing lima trofi. Satu-satunya pengecualian adalah kemenangan Zverev di Roland Garros tahun ini.
Peraih medali emas Olimpiade itu berharap persaingan di papan atas tak lagi hanya menjadi milik dua pemain. âSelalu ada pertanyaan siapa yang akan menjadi pemain ketiga. Saya memang selalu berada di posisi itu, tetapi jaraknya cukup jauh dari mereka. Sekarang jika saya bisa semakin mendekat, tentu itu akan sangat berarti,â ujarnya.
Posisi kedua ini juga menjadi pencapaian terbaik Zverev sejak Mei 2025, sekaligus menandai kembalinya dia ke dua besar dunia. Sementara itu, Sinner semakin mengukuhkan dominasinya sebagai petenis nomor satu dunia. Juara Wimbledon 2026 tersebut mempertahankan puncak klasemen ATP sejak kembali merebutnya pada April lalu. Gelar di All England Club menjadi trofi Grand Slam kelima sekaligus gelar ke-30 sepanjang kariernya.
Sebelumnya, Sinner juga mencatat sejarah saat menjuarai Italia Open, menjadikannya petenis pertama yang memenangi enam turnamen Masters 1000 secara beruntun dan lima gelar Masters dalam satu musim. Hingga pekan ini, petenis Italia tersebut telah menghabiskan 76 pekan sebagai penghuni peringkat pertama dunia. ben/G-1
- wimbledon 2026
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Dua Calon Haji Cadangan asal Sulsel Naik Status Reguler Isi Kuota Kosong Haji
-
PKK Banten Berdayakan Kaum Ibu Wujudkan Konsumen Cerdas dan Ngerti Hak-haknya
-
Kerajinan besek untuk tempat daging kurban meningkat
-
Alonso Siap Kembalikan Chelsea ke Jalur Juara Usai Ditunjuk Sebagai Pelatih dengan Kontrak Empat Tahun
-
PMI Palembang Ajak Warga Tingkatkan Kepedulian Lewat Donor Darah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.