Liga Champions: Kejar Final Impian, Arsenal Diminta Tak Takut Tekanan

Rabu, 29 Apr 2026, 07:00 WIB

LONDON — Gelandang Declan Rice menyerukan agar Arsenal tidak gentar menghadapi tekanan sejarah dalam upaya memburu gelar pertama Liga Champions. Seruan itu disampaikan jelang leg pertama semifinal melawan Atletico Madrid di ibu kota Spanyol, Kamis (30/4) dini hari WIB.

The Gunners bertolak ke Madrid dengan ambisi besar untuk selangkah lebih dekat menuju final kedua sepanjang sejarah klub. Di bawah arahan Mikel Arteta, Arsenal kerap dicap sebagai “nyaris juara” setelah tiga musim beruntun finis sebagai runner-up di Liga Inggris.

Ket. Foto: Declan Rice. — Sumber: AFP

Kegagalan juga menghantui mereka di Eropa. Musim lalu, Arsenal disingkirkan Paris Saint-Germain dengan agregat 1-3 di semifinal, sementara pada 2024 mereka tersingkir di perempat final oleh Bayern Munich. Sepanjang sejarah, Arsenal belum pernah mengangkat trofi Liga Champions, dengan satu-satunya final mereka berakhir kekalahan dari Barcelona pada 2006.

Gelar liga domestik masih menjadi “cawan suci” bagi klub London tersebut, tetapi menjuarai Liga Champions untuk pertama kalinya akan menjadi jawaban telak bagi pihak-pihak yang meragukan mentalitas skuad Arteta.

Kini, hanya tujuh pertandingan yang memisahkan Arsenal dari musim terbaik dalam sejarah klub. Mereka memimpin klasemen Liga Inggris dengan keunggulan tiga poin atas Manchester City, dengan empat laga tersisa, sementara tim asuhan Pep Guardiola masih memiliki lima pertandingan.

Di Liga Champions, Arsenal berpotensi menjalani tiga laga lagi jika berhasil mencapai final yang dijadwalkan berlangsung di Budapest pada 30 Mei, menghadapi PSG atau Bayern.

Rice menegaskan pengalaman pahit di masa lalu justru menempa mental timnya. “Kami sudah melewati banyak laga berat dalam tiga atau empat tahun terakhir di level tertinggi. Kami tahu apa yang akan dihadapi,” ujarnya.

“Itulah perjalanan kami sepanjang musim ini, dan kami ingin mempertahankannya hingga akhir. Kami adalah semifinalis Liga Champions, nikmati saja dan hadapi tantangan ini.”

Meski penuh optimistis, Arsenal masih dibayangi keraguan terkait kondisi Eberechi Eze dan Kai Havertz yang mengalami cedera pada laga akhir pekan lalu.

Eze tampil impresif dengan mencetak gol ke-10 musim ini lewat penyelesaian brilian saat menghadapi Newcastle United. Gelandang Inggris itu menjadi salah satu sumber kreativitas di lini serang Arsenal, yang selama ini bertumpu pada soliditas pertahanan.

Rice berharap rekan setimnya itu bisa pulih tepat waktu untuk menghadapi pasukan Diego Simeone.

“Itu memang alasan dia didatangkan. Saya sudah bilang beberapa minggu lalu, kemampuan tendangannya luar biasa,” kata Rice. “Dia pemain hebat dan pribadi yang luar biasa. Dia akan sangat penting bagi kami dalam beberapa pekan ke depan. Kami benar-benar membutuhkannya.”

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.