Gubernur Khofifah Tekankan Posyandu Berbasis 6 SPM Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat
Rabu, 29 Apr 2026, 09:03 WIBSURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menekankan transformasi pos pelayanan terpadu (posyandu) berbasis enam standar pelayanan minimal (SPM) sebagai langkah strategis mendekatkan layanan dasar sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat pada peringatan Hari Posyandu Nasional, Rabu (29/4).
âPosyandu adalah garda terdepan pelayanan masyarakat. Melalui transformasi berbasis enam SPM, posyandu kini tidak hanya fokus pada layanan kesehatan, tetapi berkembang menjadi pusat layanan terpadu yang menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat,â ujarnya dalam keterangan diterima di Surabaya.
Ia menjelaskan, posyandu merupakan lembaga kemasyarakatan desa/kelurahan (LKD/LKK) yang berperan sebagai wadah partisipasi masyarakat sekaligus mitra pemerintah dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan pembangunan di tingkat lokal.
âDengan pendekatan ini, masyarakat tidak perlu jauh-jauh mengakses layanan dasar. Posyandu hadir sebagai pusat layanan yang inklusif, berbasis gotong royong, dan memperkuat pembangunan dari bawah,â tegasnya.
Enam SPM yang diintegrasikan dalam posyandu meliputi sektor kesehatan, pendidikan, sosial, pekerjaan umum, perumahan rakyat, serta ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat (trantibumlinmas).
âPosyandu mampu menyalurkan aspirasi masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, mendukung pembangunan desa secara partisipatif, serta mendorong peningkatan kesejahteraan keluarga dan kualitas sumber daya manusia,â katanya.
Di Jawa Timur terdapat 46.414 posyandu yang didukung oleh 301.013 kader kesehatan dan tersebar di seluruh wilayah. Keberadaan posyandu dinilai tidak hanya meningkatkan layanan, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan masyarakat.
âKader posyandu adalah ujung tombak yang bekerja dengan penuh dedikasi. Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kontribusi luar biasa mereka dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,â katanya.
Khofifah menambahkan, keberhasilan transformasi posyandu memerlukan sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, kader, hingga masyarakat, guna memperkuat pembangunan berbasis komunitas menuju Indonesia Emas.
- Gubernur Khofifah
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Marvel Konfirmasi Desain Kostum Baru Spider-Man untuk Avengers Doomsday
-
Taman Semanggi Mulai Direvitalisasi, Bakal Jadi Ikon Baru Kota Jakarta
-
Peringati Hari Perempuan, Khofifah Dorong Penguatan Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan
-
Turki, Mesir, dan Qatar Berupaya Pertemukan Witkoff dan Pejabat Senior Iran
-
PLN Salurkan 109 APAR untuk Wilayah Rentan Kebakaran
-
Jepang Emang Keren! Toilet Saja Bisa Cek Kesehatan, Bagaimana Caranya?
-
Jenazah Mendiang Juwono Sudarsono akan Dimakamkan di TMP Kalibata Siang Ini
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.