Bukan Sekadar Dipindah, Badung Gunakan Teknologi RDF Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar Industri

Rabu, 29 Apr 2026, 18:58 WIB

BADUNG - Pemerintah Kabupaten Badung, Bali, kini tengah melakukan langkah-langkah luar biasa dalam mengevaluasi sistem Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS), khususnya di kawasan wisata internasional Kuta. 

Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, menegaskan bahwa penanganan sampah tidak lagi bisa hanya mengandalkan penyelesaian di sektor hilir, karena hal tersebut dinilai hanya memindahkan masalah ke lokasi lain.

Ket. Foto: Wabup Bagus Alit Sucipta (tengah). — Sumber: ANTARA/HO-Pemkab Badung

“Fokus utamanya diarahkan pada penguatan pengelolaan sampah dari hulu guna menekan beban di hilir,” ujar Wakil Bupati (Wabup) Badung Bagus Alit Sucipta dalam keterangannya di Mangupura, Rabu.

Ia mengatakan persoalan sampah saat ini tidak lagi hanya dapat ditangani sepihak oleh pemerintah, namun penyelesaiannya harus dilakukan bersama.

Menurut dia, perubahan pendekatan penanganan sampah dari hulu harus dilakukan, karena jika hanya berfokus di hilir yang terjadi hanyalah memindahkan masalah.

“Sampah yang tidak dipilah akan terus menumpuk dan membebani sistem, dan ini akan berdampak langsung terhadap sektor pariwisata karena Kuta adalah wajah Bali. Sekecil apapun isu sampah akan terlihat besar dan mempengaruhi citra daerah," kata dia.

Wabup Alit Sucipta menjelaskan sejumlah langkah nyata telah disiapkan oleh pemerintah, mulai dari distribusi komposter ke rumah tangga, penguatan pengawasan di lapangan, hingga penerapan skema penghargaan dan hukuman.

“Selain itu pemerintah juga mulai menyiapkan teknologi pengolahan, seperti mesin RDF (Refuse Derived Fuel) untuk mengubah sampah menjadi bahan bakar alternatif industri, sembari menunggu PSEL rampung dan siap digunakan," jelas dia.

Pelaksana Tugas (Plt). Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Badung Made Agus Aryawan menambahkan saat ini kondisi di lapangan terkait permasalahan sampah cukup mengkhawatirkan, dengan Kecamatan Kuta tercatat sebagai wilayah dengan tekanan sampah tertinggi.

“Total timbulan sampah di Badung mencapai sekitar 876 ton per hari dan Kuta menyumbang sekitar 145 ton. Namun tingkat pemilahan di Kuta baru mencapai 34 persen,” ucap dia.

Penumpukan juga terjadi di TPST Mengwitani yang kini telah mencapai sekitar 1.000 ton dalam waktu kurang dari satu bulan.

“Kapasitas pengolahan masih terbatas. Sampah organik masuk sekitar 50 ton per hari, yang dapat diolah hanya 20 ton. Sampah campuran mencapai 110 ton, sementara yang tertangani sekitar 40 ton. Sisanya berpotensi terus menumpuk,” kata Made Agus Aryawan.

Sebagai tindak lanjut, kata dia, pemerintah akan memperkuat pengawasan terhadap sektor usaha, khususnya hotel, restoran, dan kafe, serta mendorong penerapan teknologi pengolahan mandiri.

Pada saat yang sama, skema pengambilalihan pengangkutan sampah juga disiapkan guna menutup kekosongan layanan akibat berkurangnya peran jasa swasta.

  • sampah badung
  • kuta bali
  • psbs
  • teknologi rdf

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

Pemerintah Lakukan Pemutakhiran Data Bansos untuk Kurangi Salah Sasaran

Sambil Serap Aspirasi, Demokrat Jatim Gelar Lomba Rakyat Serentak di 38 Kabupaten/Kota

Kapolda Lampung: Ratusan Personel Gabungan Berhasil Padamkan Karhutla di Way Kambas

Menekraf Ungkap Ekosistem Ekonomi Kreatif Solusi Tekan Pengangguran di Kota Malang

Mentan: Stok Beras Lebih dari 5 Juta Ton, Ketahanan Pangan Aman

Huawei FreeClip 2 S Segera Hadir di Indonesia, Usung Desain Airy C-Bridge dan Audio Adaptif

Pramono: LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai akan Diresmikan Presiden Prabowo pada 26 Agustus

Di Tengah Misi Padamkan Karhutla, Mobil Damkar Belitung Malah Kecelakaan

Dinas Pariwisata Bali Minta Wisatawan Mancanegara Tak Khawatirkan Isu Virus Zika

Paus Sampaikan Solidaritas untuk Korban Gempa NTT

Karya Anak Magelang Bikin Terpukau, 30 Pelukis Cilik Ramaikan “Ruang Khayal Anak #1”

Ikea Indonesia Hadirkan Grejsimojs, Dorong Keluarga Ciptakan Lebih Banyak Momen Bermain di Rumah

Tim Gabungan Tambah Kekuatan Personel untuk Padamkan Karhutla di Pelalawan Riau

Kesempatan Emas untuk UMKM! Pemkab Bandung Beri Pinjaman Rp10 Juta Tanpa Bunga

Erajaya Digital Hadirkan CMF Clip Pro di Indonesia, Usung Desain Open-Ear dan Audio Hi-Res

Guangdong Melirik Industri Motor Listrik Indonesia, Ada Potensi Besar!

Menkes Dorong Dokter Indonesia Perkuat Kolaborasi Internasional

BI: Transaksi QRIS Bebas Biaya Mulai 1 Oktober 2026

Mercedes-Benz Perbarui C-Class, Hadirkan Desain Lebih Tegas dan Teknologi AI

Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, dan BP Alami Penyesuaian

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.