Viral Gambar Agen FBI 'Culun' yang Mendadak Garang Saat Penembakan di Makan Malam Trump

Selasa, 28 Apr 2026, 00:00 WIB

WASHINGTON DC - Media sosial ramai menayangkan gambar seorang agen khusus Federal Bureau of Investigation (FBI) yang langsung sigap mengeluarkan senjata otomatisnya setelah muncul suara tembakan dalam jamuan makan malam Presiden Donald Trump dengan Koresponden Gedung Putih di Hotel Washington Hilton, Sabtu (25/4).

Sosok agen tersebut memang menarik perhatian netizen. Betapa tidak penampilan wajahnya yang "Innocent" (polos), cukup bertolak belakang dengan responnya yang garang dengan mengeluarkan senjata pertahanan pribadi HK MP7. 

Ket. Foto: Agen FBI yang tidak diketahui identitasnya terlihat bersiaga dengan senjata otomatis MP7 dalam insiden tembakan di jamuan makan malam Presiden Donald Trump, Sabtu (25/4). — Sumber: Istimewa

"Pria itu mengambil ransel laptopnya dan mengeluarkan MP7 semi otomatis lol," komentar akun breno_ferrer_97.

MP7 adalah senjata  yang menggunakan peluru penembus lapis baja HK 4.6×30mm yang dirancang oleh produsen pertahanan Jerman, Heckler & Koch. Senjata ini juga digunakan oleh aktor Tom Cruise dalam pembebasan sandera dalam film Mission:  Impossible III

Dari akun GESC Brazil, memang banyak operator pasukan elit yang tidak dikenali hanya karena mereka tidak memiliki" profil" yang seperti dibayangkan masyarakat pada umumnya. 

Penampilan agen FBI yang belun diketahui identitasnya tersebut, serupa dengan legenda Mike Vining, mantan prajurit elite satuan Delta Force Amerika Serikat. 

Masa tugas Vining di Delta Force melibatkan partisipasi dalam beberapa misi penting yang membentuk doktrin operasi khusus AS. Ia merupakan bagian dari Operasi Eagle Claw pada tahun 1980, upaya penyelamatan sandera Amerika di Iran. Pada tahun 1983, ia berkontribusi pada Operasi Urgent Fury di Grenada, dan pada tahun 1989, pada Operasi Just Cause di Panama. Selama Operasi Desert Storm pada tahun 1991, keahlian Vining kembali sangat penting dalam menangani ancaman persenjataan.

Gambar ikonik lainnya dari kariernya menangkap Vining selama investigasi pemboman Menara Khobar tahun 1996 di Arab Saudi, di mana ia tampil dengan pakaian sipil, bersenjata senapan M16, mengawal pejabat tinggi—lebih menekankan tema "penampilan polos" yang kontras antara sosok penampilannya seperti orang terpelajar dengan intensitas operasional.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.