Tabrakan Kereta KRL dengan Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur, Ini Kronologisnya!

Senin, 27 Apr 2026, 23:59 WIB

BEKASI - Salah satu penumpang selamat, Munir, menceritakan kronologis kecelakaan kereta api antara CommuterLine dengan Kereta Api Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) sekitar pukul 20.53 WIB.

Ia mengatakan peristiwa itu berawal saat CommuterLine yang ia tumpangi berhenti di jalur 1, Stasiun Bekasi Timur. Saat itu, CommuterLine melaju dari arah Jakarta menuju Cikarang.

Ket. Foto: Tangkapan layar warga melihat commuter line (KRL) jurusan Cikarang yang menabrak kendaraan roda empat yang mogok di perlintasan kereta api dekat stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Senin (27/4). — Sumber: ANTARA/video warga

"CommuterLine yang berhenti lantaran CommuterLine yang berlawanan arah menabrak satu unit mobil taksi," katanya di lokasi, Senin (27/4) petang.

Beberapa saat kemudian, kata dia, datang Kereta Api Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek yang langsung menabrak bagian belakang CommuterLine yang melaju ke arah Cikarang.

"Pokoknya ditabrak dari arah belakang, gerbong masinis kereta jarak jauh itu sampai menembus gerbong paling belakang CommuterLine," ujarnya.

Dia mengungkapkan hantaman kereta jarak jauh mengakibatkan banyak korban yang ada di gerbong CommuterLine paling belakang terjepit. Saat terjadi kecelakaan, dirinya berada di gerbong ke empat dari belakang.

"Banyak itu ada korban di dalam terjebak, kalau saya pas kejadian langsung ke luar gerbong," kata dia.

Sejumlah penumpang terlihat masih terjepit di gerbong paling belakang CommuterLine yang ditabrak oleh lokomotif Argo Bromo Anggrek.

Dari beberapa orang yang terjepit, terlihat juga sejumlah orang yang tidak sadarkan diri akibat terjepit lokomotif yang masuk ke dalam bagian belakang gerbong CommuterLine.

Perjalanan KRL Terganggu

Sementara itu, ratusan penumpang KRL Commuter Line ke arah Bekasi tertahan di Stasiun Manggarai, Jakarta, menyusul insiden tabrakan kereta yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.

“Saya menunggu kereta 1,5 jam lebih di sini,” kata Adi, yang mengaku baru saja menjenguk teman yang dirawat di RSCM dan akan pulang ke Tambun.

“Saya sampai pukul 23.00 WIB masih di sini. Tapi tadi sudah menghubungi teman minta dijemput,” katanya.

Ia mengatakan ada KRL yang akan berangkat sampai Stasiun Bekasi Kota tetapi masih belum bisa diberangkatkan.

“Kereta itu penuh dan belum berangkat,” kata Adi.

Warga lainnya, Eni, juga mengaku sudah 1,5 jam menunggu kereta yang katanya akan diberangkatkan pukul 21.26 WIB.

“Akhirnya saya memilih minta dijemput untuk pulang,” kata pekerja di kawasan Gondangdia itu dan tinggal di Kota Bekasi.

Sekitar pukul 23.00 WIB, ratusan penumpang KRL terlihat berada di luar Stasiun Manggarai. Mereka tengah menunggu jemputan atau ojek daring pesanan mereka.

Sebagian ada pula yang masih menunggu informasi lanjutan terkait keberangkatan KRL ke arah Bekasi.

Petugas keamanan Stasiun Manggarai dengan sabar menjawab pertanyaan penumpang yang tidak bisa berangkat akibat peristiwa tersebut.

Sebelumnya, PT Kereta Commuter Indonesia (KCI)/KAI Commuter menyatakan masih melakukan evakuasi penumpang dan rangkaian kereta menyusul terjadinya kecelakaan yang melibatkan KRL Commuter Line dan kereta jarak jauh Argo Bromo di Bekasi Timur, Jawa Barat.

“Jadi, ini masih dalam proses penanganan di Stasiun Bekasi Timur untuk kejadian kecelakaan KA antara Commuter Line dengan kereta jarak jauh,” kata VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Senin malam.

Terkait adanya korban meninggal dalam peristiwa tersebut, Karina menyebut pihaknya masih menunggu proses evakuasi selesai sebelum memberikan keterangan lebih lanjut.

“Untuk ada atau tidaknya korban, kami masih menunggu proses evakuasi selesai terlebih dahulu. Semua penanganan sedang dilakukan,” katanya.

Sementara itu, operasional KRL Commuter Line lintas Bekasi tetap berjalan meski terbatas. Perjalanan kereta hanya sampai Stasiun Bekasi dan belum difungsikan hingga Stasiun Cikarang.

KAI Commuter menyatakan informasi lebih terperinci, termasuk waktu kejadian dan dampak operasional lainnya, akan disampaikan melalui rilis resmi dalam waktu dekat. Ant

  • Tabrakan Kereta Bekasi

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

Berita Terbaru

Wow Fantastis! QRIS Makin Diminati, Pengguna di Sulsel Kini Tembus 1,5 Juta

Kabut Asap Karhutla Makin Pekat, Warga Kompleks Aeropolis Banjarbaru Mulai Mengungsi

Bayern Muenchen Buktikan Kelasnya, Juara Piala Super Jerman!

Gempa Cukup Kuat M 5,4 Guncang Sulteng, Perairan Pulau Puh Jadi Titik Episentrum

Situasi Makin Genting! Kapolda Kalsel Pimpin Pemadaman Karhutla Dekat Bandara

Jakarta Perangi Tawuran! Pemprov DKI Pastikan Penanganan Dilakukan Berkelanjutan

Mengejutkan di Liga Inggris! Manchester United Dipermalukan Tim Promosi Hull City dengan Skor 0-2

KAI Palembang Tambah Kereta Eksekutif Saat Libur Maulid Nabi, Cek Jadwalnya!

Luar Biasa Indonesia Borong Medali! Tampil Gemilang di Kejuaraan Open Water Swimming Asia Tenggara

Wow Canggih Terobosan BRIN Ini! Inovasi Kayu Transparan dengan Memanfaatkan Bahan Organik

Melon Jadi Harapan Baru! Kelompok Tani di Kulon Progo Genjot Ketahanan Pangan

AS Kenakan Tarif 50 Persen untuk Barang Kanada Senilai US$20 Miliar, Ottawa Siapkan Balasan

Gubernur Pramono Tegas! Efisiensi Bukan Alasan untuk Mengorbankan Layanan Dasar Warga Jakarta

Pasukan Tambahan Berdatangan! Tiga Batalyon dari Jawa Bantu Atasi Karhutla Kalimantan

Mengkhawatirkan! 9 Kali Meletus dalam Sehari, Gunung Anak Krakatau Jadi Sorotan

Koperasi Tak Boleh Kuno Lagi! Menkop Ferry Dorong Digitalisasi hingga Ekspansi Bisnis

Dugaan Jual Beli Kursi Jalur Mandiri Unsoed Terjadi di Masa Rektor Akhmad Sodiq.

Gempa NTT, Pelni Cabang Ambon Siapkan Layanan Pengiriman Bantuan Kemanusiaan.

Relawan Medis UMI Makassar Tembus Pegunungan Manggarai, Bantu Warga Terdampak Bencana.

Baznas Salurkan 1.000 Mushaf Al Quran kepada Masyarakat Kampung Baduy.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.