BWF Ubah Sistem Skor, Bulu Tangkis Siap Sambut Era Baru 2027

Senin, 27 Apr 2026, 00:15 WIB

KUALA LUMPUR, MALAYSIA — Federasi bulu tangkis dunia (BWF) mengambil langkah besar dengan mengubah sistem skor (penilaian) pertandingan, sebagai upaya menarik minat generasi baru sekaligus memperkuat masa depan olahraga ini.

Saat ini, pertandingan menggunakan format best-of-three game dengan setiap gim dimenangkan oleh pemain yang lebih dulu mencapai 21 poin. Namun, mulai Januari 2027, sistem tersebut akan diubah menjadi format baru: tiga gim dengan batas 15 poin.

Ket. Foto: Ilustrasi arena pertandingan bulu tangkis. — Sumber: AFP

Presiden Badminton World Federation, Khunying Patama Leeswadtrakul, menyebut keputusan ini sebagai tonggak penting dalam evolusi bulu tangkis modern.

“Kami sedang membangun olahraga yang mampu berbicara kepada generasi berikutnya, sekaligus terus berinvestasi untuk masa depan jangka panjang para pemain,” ujar Leeswadtrakul dalam pernyataan resminya.

Menurutnya, sistem skor 3x15 dirancang untuk menghadirkan pertandingan yang lebih menarik dan kompetitif, sekaligus memberikan keuntungan dari sisi teknis penyelenggaraan.

“Format ini diharapkan menciptakan durasi pertandingan yang lebih konsisten, penjadwalan yang lebih efisien, serta manfaat bagi kesejahteraan dan pemulihan pemain,” jelasnya.

Ia menambahkan, perubahan ini akan menghadirkan momen-momen krusial lebih cepat dalam pertandingan, dengan skor yang lebih ketat dan akhir laga yang lebih dramatis.

“Dengan begitu, penonton bisa tetap terlibat sejak reli pertama hingga poin terakhir,” katanya.

Meski demikian, Leeswadtrakul mengakui bahwa perubahan ini kemungkinan akan memicu kekhawatiran dari kalangan tradisionalis yang telah lama terbiasa dengan sistem lama.

“Keputusan ini tidak mengubah esensi dasar bulu tangkis,” tegasnya. “Keterampilan, taktik, tuntutan fisik dan mental, serta drama pertandingan akan tetap menjadi inti dari olahraga ini.”

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.