PT KAI: Volume Penumpang Kereta Api Yogyakarta-Solo-Madiun Tumbuh Pesat
Sabtu, 25 Apr 2026, 19:10 WIBYOGYAKARTAÂ - Pergerakan masyarakat menggunakan jasa transportasi kereta api wilayah aglomerasi Yogyakarta hingga Madiun tumbuh pesat. Layanan Kereta Rel Listrik (KRL) Yogyakarta-Palur tercatat mengangkut sebanyak 2.222.716 orang selama triwulan pertama 2026.
âKereta api kini menjadi bagian dari keseharian masyarakat. Perjalanan menjadi lebih pasti, terjangkau, dan mampu menjangkau lebih banyak titik aktivitas, termasuk kawasan wisata dan pusat kuliner di Yogyakarta, Solo, hingga Madiun,â ujar Anne Purba, Vice President Corporate Communication PT Kereta Api Indonesia (KAI), dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (24/4).
Masyarakat wilayah Kutoarjo sampai Yogyakarta pun terus menggunakan layanan Kereta Api Prambanan Ekspres (KA Prameks) setiap hari. Jalur kereta api ini sangat mempermudah warga untuk menjangkau beragam pusat pendidikan dan area niaga sekitarnya.
Volume pelanggan Prameks mencapai angka 277.045 orang atau meningkat 16,27 persen bila dibandingkan data triwulan tahun sebelumnya. Penumpang hanya cukup membayar biaya perjalanan senilai Rp8.000 untuk menikmati kenyamanan selama menempuh rute.
Kereta Api (KA) Bandara YIA Yogyakarta tercatat melayani total 697.267 penumpang pada periode triwulan pertama 2026. Kenaikan penggunaan angkutan ke bandara tersebut adalah 12,11 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Operasional Kereta Api Bandara Adi Soemarmo sudah melayani 208.583 pelanggan bagi wilayah Solo hingga Madiun. Armada Kereta Api Batara Kresna relasi Solo sampai Wonogiri menghubungkan masyarakat dengan total sekitar 40.763 orang pelanggan.
Anne mengutarakan harapan mengenai pengembangan sistem transportasi publik berbasis rel agar semakin canggih dan bersifat ramah lingkungan. Pihak manajemen perusahaan berfokus mempersiapkan armada dengan kapasitas dan frekuensi perjalanan yang semakin padat di masa mendatang.
âKetika mobilitas terus meningkat, kebutuhan akan layanan dengan kapasitas yang lebih besar, frekuensi yang lebih tinggi, serta operasional yang semakin efisien menjadi semakin relevan untuk dipersiapkan sejak sekarang,â kata Anne.
Wisnu Pramudya selaku Executive Vice President Sekretaris Perusahaan KAI menegaskan tren transportasi rel pada saat ini sudah lebih modern. Pengembangan layanan kereta api juga dinilai memiliki ruang pertumbuhan besar guna menjangkau lebih banyak kawasan melalui sistem terintegrasi.
âArah pengembangan transportasi perkotaan akan terus mengikuti kebutuhan masyarakat. Kereta api memiliki ruang untuk tumbuh lebih besar, menghubungkan lebih banyak wilayah, dan melayani lebih banyak perjalanan dalam satu sistem yang terintegrasi,â ujar Wisnu. ils/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
KAI Percepat Proyek Peron Baru Stasiun Bogor untuk KRL 12 Rangkaian
-
KAI Jadi Inspirasi Layanan Publik, Dinilai Mampu Bersaing dengan Standar Global
-
Wacana Pajak Kapal di Selat Malaka Langgar UNCLOS? Ini Penjelasan Tegas Anggota DPR
-
Chelsea Terancam Gagal Total Musim Ini
-
SPKAI: Kecelakaan di Bekasi Timur Jadi Momentum Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian Nasional
-
Sinner Pemanasan di Madrid Jelang Roland Garros
-
Seba Badui 2026 Jadi Sorotan, Tradisi Leluhur yang Jaga Persatuan Tanpa Konflik
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.