Hebat Jateng Terbaik untuk Mengatasi Stunting

Sabtu, 25 Apr 2026, 10:55 WIB

SEMARANG – Prestasi bagus untuk mengatasi kekerdilan diperlihatkan Jawa Tengah. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerima penghargaan National Governance Award 2026 atas progresivitasnya dalam penanganan stunting (tengkes).

Penghargaan itu secara simbolis diserahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar kepada Luthfi dalam ajang National Governance Award 2026: Sinergi Nusantara untuk Indonesia, di Jumat (24/4), malam.

Ket. Foto: mendapat penghargaan — Sumber: ist

Ahmad Luthfi, dalam pernyataan di Semarang, Sabtu, mengatakan penghargaan tersebut menjadi kebanggaan sekaligus pengakuan atas kerja bersama dalam memperkuat layanan dasar kesehatan masyarakat di Jateng.

Ke depan, Pemerintah Provinsi Jateng akan terus berinovasi dalam penanganan penyakit yang menjadi prioritas.

"Maka, kolaborasi dengan 369 rumah sakit untuk bersama-sama mengintegrasikan dengan puskesmas, laboratorium, kemudian dengan stakeholder yang lain semua hingga di tingkat desa perlu dilakukan," katanya.

Pada 2024, prevalensi stunting Jateng berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia berada di angka 17,1 persen, atau mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 20,7 persen.

Bahkan, prevelensi stunting Jateng itu di bawah angka nasional yang sebesar 19,8 persen.

Upaya yang dilakukan oleh Pemprov Jateng dalam menurunkan stunting, antara lain skrining anemia pada remaja putri, konsumsi tablet tambah darah (TTD) untuk remaja putri dan ibu hamil, pemeriksaan kehamilan (ANC).

Penghargaan tersebut juga tidak lepas dari penguatan layanan kesehatan, mulai dari program dokter spesialis keliling (Speling), cek kesehatan gratis (CKG), fastrack Rumah Sakit, pembiayaan kesehatan, hingga dukungan lintas sektor.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Jateng Yunita Dyah Kusminar mengatakan program Speling berdampak signifikan terhadap peningkatan akses dan mutu layanan kesehatan.

"Prevalensi stunting cukup menurun. Kalau kita lihat di e-PPGBM, ada 1,9 juta balita yang ditimbang pada saat ini," katanya.

Ia mengatakan Pemprov Jateng juga mendorong kolaborasi seluruh fasilitas kesehatan, baik milik pemerintah maupun swasta untuk ikut memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Semua terlayani dengan baik, cek kesehatan gratis, speling, dan pada akhirnya berdampak pada mutu pelayanan dan akses layanan kesehatan di Jawa Tengah," katanya.

Berdasarkan data per 21 April 2026, program Speling telah menjangkau 1.030 desa di 440 kecamatan dengan sasaran 97.506 orang.

Speling turut memperkuat pelaksanaan CKG di Jawa Tengah. Pada 2025, capaian CKG Jateng mencapai 14.297.407 orang atau 37,73 persen, melampaui target 36 persen dan menjadi yang tertinggi di Indonesia.

Pada April 2026, capaian CKG telah mencapai 6.072.281 orang atau 15,79 persen dari target tahunan 54 persen, dan kembali menjadi yang tertinggi di Indonesia.

  • angka stunting

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Kabut Asap Karhutla Makin Pekat, Warga Kompleks Aeropolis Banjarbaru Mulai Mengungsi

Bayern Muenchen Buktikan Kelasnya, Juara Piala Super Jerman!

Gempa Cukup Kuat M 5,4 Guncang Sulteng, Perairan Pulau Puh Jadi Titik Episentrum

Situasi Makin Genting! Kapolda Kalsel Pimpin Pemadaman Karhutla Dekat Bandara

Jakarta Perangi Tawuran! Pemprov DKI Pastikan Penanganan Dilakukan Berkelanjutan

Mengejutkan di Liga Inggris! Manchester United Dipermalukan Tim Promosi Hull City dengan Skor 0-2

KAI Palembang Tambah Kereta Eksekutif Saat Libur Maulid Nabi, Cek Jadwalnya!

Luar Biasa Indonesia Borong Medali! Tampil Gemilang di Kejuaraan Open Water Swimming Asia Tenggara

Wow Canggih Terobosan BRIN Ini! Inovasi Kayu Transparan dengan Memanfaatkan Bahan Organik

Melon Jadi Harapan Baru! Kelompok Tani di Kulon Progo Genjot Ketahanan Pangan

AS Kenakan Tarif 50 Persen untuk Barang Kanada Senilai US$20 Miliar, Ottawa Siapkan Balasan

Gubernur Pramono Tegas! Efisiensi Bukan Alasan untuk Mengorbankan Layanan Dasar Warga Jakarta

Pasukan Tambahan Berdatangan! Tiga Batalyon dari Jawa Bantu Atasi Karhutla Kalimantan

Mengkhawatirkan! 9 Kali Meletus dalam Sehari, Gunung Anak Krakatau Jadi Sorotan

Koperasi Tak Boleh Kuno Lagi! Menkop Ferry Dorong Digitalisasi hingga Ekspansi Bisnis

Dugaan Jual Beli Kursi Jalur Mandiri Unsoed Terjadi di Masa Rektor Akhmad Sodiq.

Gempa NTT, Pelni Cabang Ambon Siapkan Layanan Pengiriman Bantuan Kemanusiaan.

Relawan Medis UMI Makassar Tembus Pegunungan Manggarai, Bantu Warga Terdampak Bencana.

Baznas Salurkan 1.000 Mushaf Al Quran kepada Masyarakat Kampung Baduy.

Hujan Kalsel Diprakirakan Meningkat Oktober, BMKG Sebut Bisa Bantu Atasi Karhutla.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.