Unpatti Perkuat Riset Kelautan dan Perikanan

Jumat, 24 Apr 2026, 20:13 WIB

AMBON - Universitas Pattimura (Unpatti) terus mempercepat transformasi menuju kampus bertaraf dunia dengan menitikberatkan pada penguatan riset kelautan dan perikanan sebagai identitas utama berbasis wilayah kepulauan.

Rektor Unpatti, Prof Fredy Leiwakabessy di Ambon, Jumat (24/4) mengatakan, posisi strategis Maluku sebagai daerah kepulauan merupakan kekuatan sekaligus tantangan yang harus dijawab melalui inovasi berbasis keilmuan.

Ket. Foto: Rektor Unpatti, Prof Fredy Leiwakabessy di Ambon, Jumat (24/4). — Sumber: antara foto

“Dengan luas wilayah laut mencapai sekitar 92,4 persen, Maluku memiliki potensi sumber daya perikanan dan kelautan yang sangat besar serta menjadi salah satu penyumbang utama pembangunan daerah,” kata dia.

Karena itu, Unpatti diarahkan menjadi pusat pengembangan ilmu kelautan dan perikanan, pertanian kepulauan, serta kajian sosial budaya maritim.

“Transformasi ini bukan sekadar target administratif, tetapi upaya nyata menjadikan kampus sebagai motor solusi bagi persoalan di wilayah kepulauan,” kata Rektor.

Ia menjelaskan, langkah konkret yang ditempuh meliputi peningkatan kualitas dosen dan peneliti, penguatan kurikulum berbasis kebutuhan industri, serta mendorong produktivitas riset yang berdampak langsung bagi masyarakat pesisir dan sektor perikanan.

Selain itu, melalui Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Pattimura (FPIK), Unpatti berkomitmen menghasilkan lulusan berkompetensi unggul yang mampu bersaing di dunia kerja.

Fakultas tersebut juga telah memberikan kontribusi nyata melalui berbagai riset yang berfokus pada pengelolaan sumber daya perikanan dan kelautan secara berkelanjutan.

Seluruh upaya itu diarahkan untuk menghasilkan temuan-temuan ilmiah yang tidak hanya memperkaya khazanah akademik, tetapi juga memberi manfaat langsung bagi masyarakat dan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi kelautan.

Unpatti juga memperluas jejaring global melalui kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi luar negeri guna meningkatkan reputasi akademik di tingkat internasional.

Rektor menambahkan, penguatan tata kelola berbasis digital dan prinsip transparansi juga menjadi fokus penting dalam mendorong transformasi institusi yang lebih modern, adaptif, dan kompetitif secara global.

Melalui gagasan ini, Unpatti berharap lahir gagasan serta kolaborasi konkret yang mampu mempercepat pembangunan berkelanjutan di kawasan kepulauan, khususnya di Indonesia Timur.

  • Riset
  • unpatti
  • Perikanan dan Kelautan

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.