Ancaman Verstappen Hengkang Picu Kekhawatiran di Formula 1

Jumat, 24 Apr 2026, 06:20 WIB

WOKING, INGGRIS — Wacana mundurnya juara dunia empat kali Max Verstappen dari ajang Formula 1 menuai respons serius dari para rivalnya di McLaren. Lando Norris dan Oscar Piastri sepakat bahwa kepergian pembalap asal Belanda itu akan menjadi kerugian besar bagi olahraga balap jet darat tersebut.

Verstappen (28), yang mendominasi F1 dengan empat gelar beruntun pada periode 2021–2024, mengalami awal musim yang sulit bersama Red Bull Racing. Timnya kini tertinggal dalam persaingan dengan Mercedes, Ferrari, dan McLaren.

Ket. Foto: Lando Norris, Max Verstappen dan Oscar Piastri. — Sumber: AFP

Ketidakpuasan Verstappen semakin terlihat dengan rencana perubahan besar regulasi F1 pada 2026. Aturan baru tersebut akan menitikberatkan pada pengelolaan energi listrik, baik saat kualifikasi maupun balapan, serta membatasi kecepatan mobil, sebuah arah yang kerap ia kritik.

“Saya pikir itu akan menjadi kerugian besar bagi olahraga ini. Kami sebagai pembalap ingin bersaing melawan yang terbaik dan membuktikan diri melawan yang terbaik,” ujar Piastri. Pembalap asal Australia itu menambahkan bahwa Verstappen telah menunjukkan kualitasnya selama satu dekade terakhir dan menjadi tolok ukur dalam lima hingga enam tahun terakhir.

Nada serupa disampaikan Norris, juara dunia 2025, yang menilai absennya Verstappen akan membuat F1 kehilangan daya tarik. “Itu akan menjadi kehilangan bagi olahraga ini. Dia mungkin salah satu pembalap terbaik yang pernah ada di Formula 1,” kata Norris. Ia juga menyoroti karakter Verstappen yang dikenal vokal dalam menyampaikan pendapat.

Verstappen sendiri tidak menutup kemungkinan hengkang. Ia kerap mengkritik performa mobil Red Bull musim ini dan bahkan menyamakan arah pengembangan F1 dengan “Formula E yang berlebihan” atau gim balap “Mario Kart”.

Pada Grand Prix Jepang bulan lalu, Verstappen juga mengungkapkan keinginannya untuk lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga. Selain itu, ia disebut mulai melirik ajang balap ketahanan sebagai opsi masa depan di luar F1.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.