Pemkab Aceh Barat Siapkan Subsidi Ongkos Angkut Stabilkan Harga Beras

Kamis, 23 Apr 2026, 10:56 WIB

MEULABOH – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menyiapkan langkah strategis berupa subsidi ongkos angkut, sebagai upaya melakukan stabilisasi harga beras premium yang mengalami kenaikan mencapai angka Rp15.666/kilogram dari harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp15.400/kilogram.

"Kenaikan ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah, karena berisiko terhadap ketersediaan dan daya beli masyarakat,” kata Kepala Dinas Pangan Kabupaten Aceh Barat, Kamarlisnur kepada ANTARA di Meulaboh, Kamis (23/4).

Ket. Foto: Kepala Dinas Pangan Kabupaten Aceh Barat, Kamarlisnur.  — Sumber: ANTARA

Ia mengungkapkan, saat ini harga rata-rata beras premium di pasar mencapai Rp15.666 per kilogram. Angka tersebut telah melampaui ambang batas HET yang ditetapkan sebesar Rp15.400 per kilogram.

Ada pun sumber pasokan beras rata-rata berasal dari Kabupaten Pidie Aceh, Kabupaten Aceh Besar, dan dari Kabupaten Nagan Raya, Aceh.

Sebagai solusi cepat, Pemkab Aceh Barat akan memfasilitasi intervensi harga melalui subsidi transportasi atau yang lebih dikenal dengan subsidi ongkos angkut.

Kamarlis mengatakan, langkah ini bertujuan untuk memotong biaya distribusi sehingga harga di tingkat konsumen dapat kembali normal.

"Kita akan memotong biaya tersebut dengan subsidi sekitar Rp500 per kilogram. Dengan begitu, kenaikan harga sekitar Rp200 hingga Rp300 di pasar dapat kita tekan agar harganya tetap berada di bawah HET," jelasnya.

Pada tahun ini, Pemerintah Aceh Barat juga telah mengalokasikan anggaran subsidi ongkos angkut lebih dari Rp200 juta. Anggaran ini diproyeksikan mampu melakukan intervensi pasar hingga akhir tahun.

Dinas Pangan Kabupaten Aceh Barat menargetkan dapat mengintervensi minimal 20 persen dari total kebutuhan masyarakat, atau sekitar 400 hingga 500 ton beras untuk periode enam bulan ke depan.

"Intervensi ini akan terus kita sesuaikan dengan grafik kenaikan harga di pasar. Jika harga sudah kembali normal di bawah HET, intervensi akan disesuaikan. Upaya ini sangat krusial untuk menjaga stabilitas inflasi daerah," kata Kamarlisnur menambahkan.

Melalui kebijakan ini, diharapkan masyarakat Aceh Barat tidak lagi terbebani oleh gejolak harga pangan, sekaligus memastikan distribusi beras dari daerah pemasok tetap lancar dan terjangkau.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

UMKM Tegal Punya Harapan Baru, OJK Perkuat Akses Pembiayaan

Awal yang Baik bagi Madrid Bersama Mourinho Usai Tundukkan Espanyol

Program-program Unggulan Gorontalo akan Menuju Laut

Banjarmasin 5 Abad, Festival Tari Jadi Cara Rawat Tradisi Banjar

NU Menegaskan akan Menolak Penggunaan Uang dalam Muktamar. Politik Uang Itu Moral Bobrok

Jangan Tertipu! BP3MI Sulsel Ingatkan Warga Pilih Jalur Resmi Kerja di Luar Negeri

Awal yang Cantik di Periode Kedua, Mourinho bawa Madrid Kalahkan Espanyol 2-1

Lima Mahasiswa UI Bikin Gebrakan di AS, Jadi Satu-satunya Tim S-1 di Program Geosains Dunia

Mandi di Pantai Tuturuga Berujung Petaka, 4 Orang Terseret Ombak

Niat Awal Ingin Inspeksi, GM Pelindo Maumere Justru Berjibaku Selamatkan Korban Gempa Jatuh ke Laut

Hebat Prestasi Mendunia! Lima Mahasiswa UI Tembus Program Geosains di Houston

Jalan layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong

Pemkot Pariaman dan KKP Koordinasi Realisasikan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Beras Indonesia Surplus 3,67 Juta Ton, Kok Harga di Daerah Masih Bisa Rp30 Ribu?

Inter Milan Rekrut Curtis Jones dari Liverpool, Kontrak hingga 2031

Kirab Ancak Agung Jember Kembali Bikin Sejarah, Rekor MURI Berhasil Dipecahkan!

Pemprov Gorontalo Perkuat Sektor Agro Maritim

Sungai Musi Bersih, Kota Palembang Asri! Wali Kota Dorong Aksi Peduli Lingkungan

Pemkot Palu Sasar 31.316 Penerima Manfaat Bantuan Pangan

Hasil Liga Spanyol: Mourinho Awali Periode Kedua di Madrid dengan Kemenangan 2-1 Atas Espanyol

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.