Cuaca Ekstrem Landa Cianjur, Empat Kecamatan Terendam Banjir dan Pohon Tumbang

Kamis, 23 Apr 2026, 18:57 WIB

CIANJUR, JAWA BARAT - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mencatat empat kecamatan di Cianjur dilanda bencana banjir akibat cuaca ekstrem yang menyebabkan ratusan rumah warga terendam dan pohon tumbang menutup jalan penghubung antar-kecamatan.

Sekretaris BPBD Cianjur Asep Sudrajat di Cianjur, Kamis (23/4), mengatakan pihaknya sudah mengirim petugas dan relawan ke sejumlah lokasi guna memastikan jumlah rumah terdampak banjir yang melanda Kecamatan Cibeber, Cilaku, Gekbrong, dan Campaka.

Ket. Foto: Banjir setinggi satu meter melanda Desa Cikondang, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, merendam sekitar 50 rumah akibat hujan deras membuat sungai meluap, Kamis (23/4). — Sumber: ANTARA/Ahmad Fikri

Laporan sementara banjir merendam ratusan rumah di empat desa di Kecamatan Cibeber, puluhan rumah di satu desa di Kecamatan Cilaku dan Gekbrong, serta banjir, longsor, dan pohon tumbang melanda dua desa di Kecamatan Campaka.

"Kami masih menunggu data terbaru dari petugas dan relawan di lapangan, dimana banjir melanda empat kecamatan pada Rabu hingga Kamis dini hari, laporan sementara rumah terendam lebih dari 200 rumah di empat kecamatan," katanya.

Ia mengatakan tidak ada warga yang mengungsi karena Kamis pagi air sudah kembali surut, sedangkan pohon tumbang yang menutup jalan penghubung antar-desa dan kecamatan saat ini dalam proses penanganan bersama petugas gabungan TNI/Polri, Damkar, PMI Cianjur, dan relawan.

Tercatat pohon tumbang terjadi di Desa Sukadana, Kecamatan Campaka, dimana proses penanganan masih berjalan dan Jalan Raya Cianjur-Sukabumi tepatnya di Kecamatan Gekbrong yang sudah dapat dilalui kendaraan dari kedua arah pada Kamis pagi.

"Petugas gabungan masih melakukan penanganan di beberapa lokasi kejadian serta melakukan pendataan dampak bencana alam akibat cuaca ekstrem di empat kecamatan," katanya.

Pihaknya mengimbau masyarakat di seluruh wilayah Cianjur, terutama di titik rawan bencana, meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan terutama saat hujan turun deras pada malam hari, segera mengungsi ketika melihat tanda alam akan terjadi bencana.

Informasi BMKG, tambah dia, cuaca ekstrem masih akan melanda sebagian besar wilayah Cianjur selama beberapa hari ke depan, sehingga pihaknya menyiagakan petugas dan 360 relawan yang tersebar di seluruh desa guna melakukan pengawasan dan penanganan cepat.

"Kami siagakan seluruh relawan guna memantau dan melaporkan situasi di wilayahnya masing-masing, termasuk mengevakuasi warga ketika melihat tanda alam akan terjadi bencana," katanya. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

Berita Terbaru

Dua POJK Disiapkan, OJK Gaspol Kawal Bursa Mineral Mulai 2027

Paket Stimulus Rp26,34 Triliun Jadi Suntikan Baru, Mampukah Ekonomi Makin Bertenaga?

Insentif Motor Listrik Segera Dimatangkan, Pemerintah Bidik Jutaan Pengguna Baru

Kalau Sapi Indukan Masih Impor, Seberapa “Swambada” Kita?

Cukai Rokok Dikebut 2026, Purbaya Bidik Penerimaan Sekaligus Tertibkan Pasar

Gapki dan Forwatan Dorong Komunikasi Berbasis Data

Target Investasi Naik 13,8 Persen, Pemerintah Pasang Taruhan Besar di 2027

Pesan Menyentuh Eks Menlu Retno Marsudi Tentang Rupiah

Jangan Cuma Dipakai! BI Ingatkan Rupiah Juga Harus Dihormati sebagai Simbol Negara

Jotun Resmikan Flagship Store Pertama di Palangka Raya, Hadirkan Ribuan Pilihan Warna

Ciptakan Nilai Bermakna dan Berkelanjutan bagi Nasabah, CIMB Niaga Dorong Pertumbuhan Kredit Berkualitas

IM3 Hadirkan “IM3 Istimewa” dengan Ragam Manfaat dalam Satu Paket Prabayar

DPR Usulkan Mekanisme Pra Judicial dalam RUU Perampasan Aset

Dana Desa Papua Tengah Anjlok Jadi Rp535 Miliar pada 2026, Gubernur Ungkap Penyebabnya

Purana Hadirkan Pameran Bahan Daur Ulang untuk Dorong Ekonomi Sirkular dan Kemerdekaan Berkarya Seniman

Target Investasi 2027 Naik Jadi Rp2.322 Triliun, Pemerintah Bidik Lebih Banyak Lapangan Kerja

Prabowo Kunci RAPBN 2027 ke 8 Prioritas, Pertumbuhan Ekonomi Jadi Taruhan

Swasembada Belum Aman, Pakar IPB Ingatkan Ancaman El Nino pada Produksi Pangan

Jutaan Lapangan Kerja Hijau Disiapkan, Bappenas Incar Lompatan Pertumbuhan

Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.