IHSG Hari Ini Lunglai, Ketidakpastian Gencatan Senjata AS-Iran Bikin Pasar Goyah

Rabu, 22 Apr 2026, 17:50 WIB

JAKARTA – Pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di tengah ketidakpastian gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran mencerminkan dominannya sentimen eksternal dalam membentuk arah pasar domestik.

Ketika prospek perdamaian belum jelas dan risiko eskalasi konflik masih terbuka, investor cenderung mengurangi eksposur pada aset berisiko seperti saham dan beralih ke instrumen safe haven. Pergeseran arus modal ini menjadi faktor utama tekanan terhadap IHSG.

Ket. Foto: Ilustrasi - Petugas melintasi layar digital yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. — Sumber: ANTARA FOTO/ Asprilla Dwi Adhaam

IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (22/4) sore, ditutup melemah 17,77 poin atau 0,24 persen ke posisi 7.541,61 tertekan oleh ketidakpastian arah gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 7,70 poin atau 1,04 persen ke posisi 735,97.

“Bursa regional Asia tertekan yang dipengaruhi konflik Timur Tengah tak sesuai harapan akan munculnya perdamaian, meskipun ada perpanjangan gencatan senjata," ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus dalam kajiannya di Jakarta, Rabu

Dari mancanegara, kekhawatiran pelaku pasar dilatarbelakangi setelah rencana putaran kedua pembicaraan damai antara AS dengan Iran gagal. Presiden AS Donald Trump memperpanjang gencatan senjata dengan Iran, yang meredakan kekhawatiran tentang eskalasi lebih lanjut di Timur Tengah.

Namun demikian, blokade AS terhadap kapal-kapal Iran tetap berlaku, karena rencana untuk putaran kedua pembicaraan perdamaian AS dengan Iran gagal.

Laporan menunjukkan bahwa Wakil Presiden AS JD Vance membatalkan perjalanan yang direncanakan ke Islamabad, Pakistan, untuk negosiasi setelah Teheran memberi tahu AS melalui Pakistan bahwa mereka tidak akan berpartisipasi dalam pertemuan tersebut.

Sementara itu, Iran juga mengindikasikan akan tetap menutup Selat Hormuz selama pencegatan angkatan laut AS berlanjut, dan mengisyaratkan bahwa mereka mungkin tidak akan menghormati gencatan senjata.

Dari dalam negeri, IHSG bergerak variatif seiring adanya tekanan global, ditambah penangguhan penilaian saham Indonesia oleh MSCI yang masih menjadi sentimen negatif.

Sementara itu, sesuai ekspektasi, Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate di level 4,75 persen. sebagai upaya menjaga dan memperkuat stabilitas rupiah dari dampak memburuknya kondisi perekonomian global akibat perang di Timur Tengah.

“Keputusan ini masih konsisten dengan upaya meningkatkan efektivitas strategi penyesuaian struktur suku bunga instrumen operasi moneter dalam memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah dari dampak memburuknya kondisi perekonomian global akibat perang di Timur Tengah,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo.

Dibuka melemah, IHSG betah di teritori negatif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, delapan sektor menguat yaitu dipimpin sektor transportasi & logistik yang naik sebesar 4,30 persen, diikuti oleh sektor barang konsumen non primer dan sektor infrastruktur yang masing-masing naik sebesar 1,22 persen dan 1,11 persen.

Sedangkan dua sektor terkoreksi yaitu sektor barang baku turun paling dalam sebesar 0,45 persen, diikuti oleh sektor energi yang turun sebesar 0,01 persen.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu COAL, KOTA, BDMN, HOPE, dan TALF. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan harga terbesar yakni KICI, DEFI, LCKM, DSSA, dan BREN.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.948.972 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 49,44 miliar lembar saham senilai Rp18,14 triliun. Sebanyak 440 saham naik, 240 saham menurun, dan 141 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia pagi ini, antara lain indeks Nikkei menguat 313,83 poin atau 0,53 persen ke 59.663,00, indeks Shanghai menguat 21,18 atau 0,52 persen ke 4.106,26, indeks Hang Seng melemah 324,24 poin atau 1,22 persen ke 26.163,24, dan indeks Strait Times melemah 12,24 poin atau 0,24 persen ke 5.002,72.

  • Ihsg hari ini

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Satu Tahun Butter Baby: Dari Blok M hingga Menembus Panggung Global

Karhutla Bromo Menggila, TNBTS Mulai Hitung Total Kerugian

Insentif Motor Listrik Rp5 Juta Masih Tertahan, Tunggu Aturan Menkeu

Bikin Haru! Senyum Anak-Anak Lanny Jaya Pecah Saat Rayakan Kemerdekaan Bareng TNI!

Padang Pariaman Ubah Pola Tani, Agroekologi Jadi Senjata Kedaulatan Pangan

Cuci Gudang Skuad Raksasa! Ini Rekap Transfer Gila-Gilaan La Liga 2026/2027!

Libatkan Mama-Mama Arfak, Warmare Bersiap Jadi Kampung Dodol Matoa Pertama Papua Barat

Profil Kombes Jerrold Hendra Yosef Kumontoy, Komandan Upacara Penurunan Bendera HUT Ke-81 RI

Raup Omzet Belasan Juta! UMKM Banjir Cuan di Pesta Rakyat Monas

HUT Ke-81 RI, Kapolda Maluku Irjen Dadang Hartanto Ajak Warga Jaga Persatuan

Magnet Perhatian, Arumi Bachsin Dandani Emil Dardak Busana Dayak Kenyah Demi Meriahkan Hari Kemerdekaan

Koops TNI Habema Hadirkan Kampung Hitadipa Damai, Teguhkan Semangat Kemerdekaan di Papua.

Meriahkan HUT Ke-81 RI, Festival Perahu Bidar Palembang Tarik Ribuan Pengunjung

100 Siswa Sekolah Rakyat Tampil di Upacara HUT Ke-81 RI Istana Merdeka

Aksi Spektakuler 170 Taruna Akpol Pukau Istana Merdeka di Kirab Bendera Pusaka!

Bupati Aceh Barat Larang Tenaga Medis Live TikTok Saat Jam Pelayanan

Kado Kemerdekaan! 390 Napi Lapas Tulungagung Dapat Remisi, Ada yang Langsung Bebas!

BI Buka Babak Baru, Kartu Kredit Indonesia Kini Bidik Masyarakat Umum

Cuaca Ekstrem Guncang Filipina, 23 Warga Tewas

Sambut HUT Ke-81 RI, Pemkab Murung Raya Salurkan 104 Perangkat Starlink ke Pelosok

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.