Hati-hati! Modus Penipuan Berkedok CS Shopee Marak di Fitur Chat Aplikasi
Minggu, 19 Apr 2026, 10:58 WIBJAKARTA - âModus penipuan online berkedok Customer Service (CS) Shopee kian marak, dengan pelaku mengincar pengguna lewat fitur chat pribadi di aplikasi untuk mencuri data dan mengambil alih akun korban.
ââââââShopee menegaskan pihaknya tidak pernah menghubungi pengguna melalui chat pribadi, baik lewat aplikasi maupun di luar aplikasi, untuk meminta data sensitif seperti PIN, password, maupun kode OTP.
ââDalam praktiknya, pelaku menggunakan username dengan unsur modifikasi nama CS Shopee agar pesannya terlihat meyakinkan. Pesan yang dikirim biasanya bersifat mendesak, seperti "akun Anda terblokir" atau "akunmu dibatasi", disertai tautan yang diklaim sebagai langkah pemulihan akun. Namun, tautan tersebut merupakan sarana penipuan yang bertujuan mengambil alih akun dan mencuri data pribadi korban.
âââââShopee menjelaskan bahwa komunikasi dengan layanan pelanggan hanya dapat dilakukan jika pengguna terlebih dahulu menghubungi melalui fitur âChat dengan Shopeeâ di menu Profil âSayaâ.
ââSelain itu, Shopee tidak memiliki akun resmi di fitur chat pribadi, yang umumnya digunakan untuk komunikasi antara penjual, kurir, dan pengguna, atau antarpengguna.
ââUntuk menghindari penipuan, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan dengan tidak mengklik tautan dari akun mencurigakan yang dikirim melalui fitur chat, serta tidak panik saat menerima pesan ancaman pemblokiran akun dan segera melakukan verifikasi melalui layanan resmi Shopee.
ââPengguna juga diminta melaporkan akun mencurigakan melalui fitur yang tersedia di aplikasi, serta tidak membagikan data pribadi, termasuk kode OTP, kepada pihak manapun, termasuk pihak yang mengatasnamakan layanan pelanggan.
âSelain itu, pengguna disarankan meningkatkan keamanan akun dengan mengaktifkan verifikasi dua langkah dan rutin memperbarui kata sandi.
ââShopee turut mengimbau masyarakat untuk memastikan informasi hanya berasal dari kanal resmi, seperti akun WhatsApp bercentang biru, media sosial terverifikasi, maupun layanan pelanggan resmi, serta memverifikasi setiap informasi yang diterima dan mengikuti perkembangan modus penipuan agar tidak mudah terjebak dalam kejahatan digital, demikian dikutip dari siaran pers pada Jumat.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Indodana PayLater dan Alfagift Hadirkan Kemudahan Belanja Harian yang Praktis dan Aman
-
Incar Kalangan Atas, Begini Cara Kerja Penipuan dengan Modus Aplikasi Kencan
-
Teknologi UAV Diterapkan di Desa-Desa China untuk Tingkatkan Keamanan
-
IHSG Selasa Pagi Dibuka Menguat 0,35 Persen
-
20 Penipu Online Modus Aplikasi Kencan Ditangkap, Beroperasi di Apartemen
-
Kendrick Lamar, Bad Bunny, dan Lady Gaga Bersaing di Grammy Awards 2026
-
KAI Lirik Kerja Sama Perkeretaapian dengan Perusahaan Polandia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.