Teknologi UAV Diterapkan di Desa-Desa China untuk Tingkatkan Keamanan

Minggu, 04 Jan 2026, 20:10 WIB

Kunming - Dalam beberapa tahun terakhir, wahana udara nirawak (unmanned aerial vehicle/UAV) sudah banyak digunakan di daerah pedesaan di seluruh penjuru China, memainkan peran penting dalam penaburan benih, penyemprotan pestisida, dan transportasi jarak pendek.

Selain penggunaan di bidang pertanian dan logistik, UAV juga menjadi landasan penting dalam upaya keamanan pedesaan.

Guna mengatasi inefisiensi dan tingginya biaya tenaga kerja dalam model patroli konvensional di daerah pedesaan, Distrik Qilin di Kota Qujing, Provinsi Yunnan, China barat daya, menerapkan teknologi UAV cerdas, dengan membangun sistem komando sebagai praktik yang lazim.

Sistem cerdas ini sedang menjalani uji coba di tiga komunitas inti di Yuezhou dan telah mengerahkan enam pangkalan UAV, yang dilengkapi dengan enam UAV reguler dan satu UAV genggam portabel untuk situasi darurat, sehingga membentuk sebuah jaringan pengawasan terpadu.

Ket. Foto: Sebuah pesawat tanpa awak atau drone sedang menyemprotkan pupuk organik dengan teknologi Jenderalium Smart UAV yang diperkenalkan Yayasan Panglima Besar Soedirman dan Lockheed UAV Research Institute, Wuhan, China, kepada petani di Desa Limbasari, Kecamatan Bobotsari, Purbalingga, Senin (22/5). — Sumber: Antara

Cakupan patroli meliputi seluruh kota, memenuhi beragam kebutuhan perlindungan keamanan pedesaan.

"Sebelumnya, kami mengandalkan patroli manual, yang membutuhkan waktu hampir sepanjang hari untuk mencakup area-area terpencil. Sekarang, UAV dapat mencakup seluruh daerah dalam setengah jam dan secara otomatis mengidentifikasi keadaan seperti kebakaran dan bangunan ilegal," kata Tang Fei, seorang staf dari pemerintah daerah Yuezhou, Distrik Qilin.

UAV tersebut banyak digunakan dalam berbagai skenario. Dalam hal pencegahan kebakaran hutan, UAV dapat dengan cepat mengidentifikasi situasi kebakaran dan mengeluarkan peringatan, melalui patroli dan pemantauan kebakaran yang efisien.

Di sektor pertanian, dengan membandingkan citra dari udara yang diabadikan dalam beberapa fase, UAV secara akurat mendeteksi pembangunan dan pendudukan lahan ilegal, sehingga memberikan dukungan kuat untuk perlindungan lahan budi daya.

Dalam pengelolaan sehari-hari, dengan mengandalkan transmisi citra secara waktu nyata (real-time) dan fungsi pengumuman melalui udara, petugas penegak hukum dapat secara efisien mengatasi masalah-masalah, seperti pedagang yang menggunakan badan jalan serta orang-orang yang parkir sembarangan.

"Keunggulan utama dari perangkat udara ini adalah kemampuannya untuk mengatasi keterbatasan waktu dan ruang dari patroli manual, sehingga memungkinkan deteksi yang tepat dan penanganan yang efisien terhadap potensi bahaya keselamatan," papar Xiao Liang, pejabat pemerintah daerah yang mendukung teknologi tersebut di Distrik Qilin.

Penerapan UAV di Qujing ini merupakan contoh nyata bagaimana UAV cerdas memberdayakan tata kelola dan pembangunan pedesaan di seluruh China. Di masa depan, perangkat cerdas tersebut akan menyuntikkan lebih banyak vitalitas pada revitalisasi dan pembangunan pedesaan di China.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara, Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Tampil Menawan Bersama Chelsea Jelang Laga Lawan Fulham

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.