Peringati Hari Warisan Budaya Dunia, Kirab Pusaka Nusantara Digelar di Pelataran Candi Borobudur

Sabtu, 18 Apr 2026, 08:59 WIB

MAGELANG - Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikanKirab Pusaka Nusantara untuk pertama kalinya digelar di kawasan Candi Borobudur dalam rangka memperingati Hari Warisan Budaya Dunia pada 18 April serta Hari Keris Nasional pada19 April.

"Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan di bidang kebudayaan, mulai dari budayawan, seniman, tokoh agama, hingga masyarakat desa di sekitar kawasan Borobudur," katanya di Magelang, Jawa Tengah, Jumat (17/4) malam.

Para peserta kirab berjalan melewati margautama dan menuju pelataran Kenari di sisi barat Candi Borobudur setelah berjalan keliling memutar candi sebanyak satu kali. Pada kesempatan tersebut Menteri Kebudayaan juga melepas burung dan dua bebek.

Ia menyampaikan, partisipasi tersebut menunjukkan bahwa Borobudur merupakan warisan budaya milik bersama, tidak hanya bagi masyarakat Indonesia tetapi juga dunia.

Ia menuturkan, kirab ini menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan dan kesadaran masyarakat terhadap budaya sebagai bagian penting dalam menjaga identitas nasional. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar, sejalan dengan asas kemanfaatan dalam Undang-Undang Pemajuan Kebudayaan.

Ia mengatakan, masyarakat desa yang bergotong royong menyiapkan berbagai sajian tradisional, termasuk tumpeng. Beragam atribut budaya turut ditampilkan, seperti busana adat, serta tumpeng lanang dan tumpeng wadon sebagai bagian dari ekspresi budaya Nusantara.

Menurut dia, pemilihan Borobudur sebagai lokasi kirab dinilai tepat karena situs tersebut merupakan salah satu simbol kemajuan budaya dan peradaban masa lalu yang sangat ikonik. Selama ini, kirab pusaka lebih dikenal digelar di lingkungan keraton, seperti di Solo dan Yogyakarta, maupun di daerah lain.

"Kirab Pusaka Nusantara di Borobudur ini pun menjadi yang pertama kali diselenggarakan di kawasan tersebut dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat dan komunitas budaya," kayanya.

Ia berharap, adanya kegiatan ini pelestarian budaya dapat terus ditingkatkan sekaligus memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan Borobudur.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara, Lili Lestari

Berita Terbaru

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

Fulham Andalkan Serangan Balik untuk Atasi Kreativitas Chelsea 

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.